Berita
Diduga karena Masalah Asmara, Remaja di Serang Tewas usai Minum 16 Obat Antimual
Seorang remaja laki-laki berinisial TB ditemukan tewas tersangkut tumpukan sampah usai menenggak 16 butir obat antimual.
Banten, MPN Indonesia 2 Agustus 2025 - Seorang remaja laki-laki berinisial TB (18), ditemukan tewas tersangkut tumpukan sampah di sungai kawasan Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis (31/7).
Sebelum ditemukan meninggal, ia dilaporkan menenggak 16 butir obat antimual akibat persoalan asmara dengan pacarnya.
Kapolres Serang melalui Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES menyatakan, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Jasad TB dalam posisi tertutup tumpukan sampah dan kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan pemeriksaan luar, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya setelah dikonfirmasi awak media pada Jumat (1/8).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang beredar, korban merupakan pelajar yang tinggal di asrama pondok pesantren Aliyah di Kragilan, Kabupaten Serang.
Menurut hasil penyelidikan sementara, pada Rabu (30/7) sekitar pukul 02.00 WIB, korban meminum 16 butir pil Antimo di hadapan teman sekamarnya sebagai bentuk pelampiasan dari masalah asmara.
Kemudian sekitar pukul 04.30 WIB, korban yang dalam kondisi sempoyongan dan mengoceh keluar dari asrama, berjalan di atas jembatan tidak jauh dari lokasi dan diduga terjatuh ke sungai irigasi.
“Setelah minum 16 butir Antimo, korban terlihat mabuk. Sekitar pukul 04.30 WIB, dalam kondisi sempoyongan sambil mengoceh tak karuan, korban keluar asrama,” jelas AKP Andi.
Tubuhnya kemudian terbawa arus sejauh tiga kilometer dari lokasi awal kejadian.
Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengambang dan tersangkut di tumpukan sampah di aliran sungai kawasan Desa Sentul. Penemuan dilakukan oleh seorang warga setempat bernama Rohmat (55).
Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan awal, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten.
Namun, pihak keluarga TB menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan menyatakan bahwa peristiwa di daerah Serang ini diterima sebagai musibah.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi karena menerima sebagai musibah dan akan segera menguburkan. Setelah memberikan pernyataan tertulis, jasad korban kami serahkan kepada pihak keluarga,” ungkap AKP Andi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
