Ekonomi
Harga Minyak Dunia Hari Ini 22 September 2026 Ambruk, Brent Dekati 100 Dolar per Barel
Harga minyak dunia hari ini 22 September 2026 melemah. WTI berada di kisaran US$93 per barel, sedangkan Brent sekitar US$100 per barel.
MPN Indonesia 22 September 2026 - Harga minyak dunia pada Selasa (22/9) menunjukkan pelemahan setelah empat sesi perdagangan berturut-turut mengalami penurunan.
Dikutip MPN Indonesia dari Trading Economics, minyak mentah diperdagangkan di kisaran 93 dolar AS per barel, sementara Brent berada mendekati 100 dolar AS per barel.
Diplomasi AS-Iran Tekan Harga Minyak Dunia
Penurunan terjadi di pasar global seiring meredanya kekhawatiran pasokan di Timur Tengah dan meningkatnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Perkembangan ini berlangsung menjelang pidato Presiden Donald Trump di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York serta agenda pertemuan dengan sejumlah pemimpin dunia.
Pergerakan minyak dunia dipengaruhi oleh perkembangan diplomasi yang berlangsung pada pekan ini.
Presiden Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB di New York pada Selasa (22/9).
Trump juga disebut berpeluang bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela agenda tersebut.
Selain itu, ia dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan negara-negara Teluk dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada pekan yang sama.
Di sisi lain, meningkatnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi sentimen pasar.
Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap harga komoditas energi berlanjut.
Pemerintahan Trump juga mengusulkan dana sebesar 5 miliar dolar AS untuk membantu pembangunan kembali infrastruktur di Timur Tengah yang mengalami kerusakan akibat perang.
Aktivitas Ekspor Minyak Arab Saudi Meningkat
Di tengah perkembangan diplomasi, Arab Saudi tetap mempertahankan aktivitas ekspor minyak melalui Selat Hormuz.
Dalam enam hari terakhir, penyaluran minyak mentah melalui jalur tersebut mencapai sekitar 2,9 juta barel per hari.
Gambar satelit pada akhir pekan juga memperlihatkan sejumlah supertanker dengan kapasitas gabungan sekitar 14 juta barel berada di terminal ekspor Arab Saudi di kawasan Teluk.
Aktivitas ekspor tersebut berlangsung bersamaan dengan meredanya kekhawatiran pasokan di kawasan Timur Tengah.
Data tersebut menjadi bagian dari perkembangan yang diamati pelaku pasar dalam mencermati pergerakan ekonomi global.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
