Ekonomi
Harga Minyak Dunia Hari Ini 31 Juli 2026 Turun Imbas Rencana Pembentukan Koalisi Maritim Arab Saudi
Harga minyak dunia pada Jumat (31/7) pagi WIB mengalami penurunan seiring rencana pembentukan koalisi pertahanan maritim yang dipimpin Arab Saudi.
MPN Indonesia 31 Juli 2026 - Harga minyak dunia pada Jumat (31/7) pagi WIB mengalami penurunan seiring rencana pembentukan koalisi pertahanan maritim yang dipimpin Arab Saudi.
Berdasarkan pantauan MPN Indonesia dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 1,71 dolar AS atau 1,88 persen menjadi 89,03 dolar AS per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 87 sen atau 1,03 persen menjadi 83,59 dolar AS per barel.
Pergerakan minyak dunia berlangsung volatil sepanjang sesi perdagangan kemarin, dengan harga Brent sempat menyentuh level tertinggi intraday di 93,31 dolar AS per barel setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling melancarkan serangan.
Rencana Koalisi Maritim
Arab Saudi mengusulkan pembentukan koalisi maritim multinasional guna meningkatkan kerja sama pertahanan di kawasan strategis, yaitu Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyebut sebanyak 14 negara telah menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut, termasuk Turki, Pakistan, Mesir, Sudan, dan Djibouti.
Koalisi ini diusulkan setelah kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi pada pekan sebelumnya.
Hal tersebut berpotensi mengganggu jalur ekspor minyak melalui Laut Merah sebagai alternatif utama ketika aktivitas di Selat Hormuz terganggu.
Pembicaraan Iran dan Oman soal Selat Hormuz
Di sisi lain, Iran dan Oman masih melanjutkan pembicaraan mengenai pengelolaan Selat Hormuz.
Sebelumnya, seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa Teheran menolak usulan Oman terkait pengelolaan bersama jalur pelayaran tersebut oleh negara-negara kawasan.
Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima arus perdagangan minyak dan gas alam cair dunia setiap harinya, sehingga setiap gangguan di kawasan ini berdampak langsung pada harga minyak dunia.
Ketegangan di Timur Tengah
Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat sejak pecahnya perang antara AS dan Israel melawan Iran pada 28 Februari lalu.
Militer AS melaporkan telah menyerang puluhan target Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) setelah Teheran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan AS di kawasan tersebut.
Mereka juga membantah klaim Iran yang menyebut tiga jet tempur F-35 dan tiga pesawat lainnya berhasil dihancurkan dalam serangan terbaru.
Gangguan pasokan minyak juga terjadi di berbagai wilayah lain yang berkontribusi terhadap ketidakstabilan harga minyak dunia.
Di Mesir, serangan drone menyebabkan kebakaran yang menghanguskan dua kapal pengangkut gas di Pelabuhan Damietta di Laut Mediterania.
Selain itu, sejumlah kapal tanker yang dijadwalkan memuat minyak di terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) dilaporkan meninggalkan Laut Hitam setelah sebuah kapal terkena serangan saat proses pemuatan.
Di Rusia, serangan drone Ukraina memicu kebakaran di kilang Perm milik Lukoil yang menyebabkan penghentian salah satu unit penyulingan minyak mentah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
