Ekonomi
Rupiah ke Dolar Hari Ini 5 Mei 2026 Dibuka Melemah Rp17.400 per Dolar
Update kurs rupiah hari ini dibuka melemah di level Rp17.405 per dolar AS. Simak faktor penyebabnya di sini.
MPN Indonesia 5 Mei 2026 - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (5/5), setelah sehari sebelumnya juga ditutup di zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.10 WIB di pasar spot exchange, kurs rupiah dibuka melemah 11,50 poin atau 0,07% ke level Rp17.405 per dolar AS.
Pelemahan nilai tukar rupiah ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang tercatat menguat serta dinamika pasar global yang dipengaruhi ketegangan geopolitik dan tekanan di pasar saham serta obligasi Eropa.
Sehari sebelumnya, pada Senin (4/5), kurs rupiah ditutup melemah 57 poin terhadap dolar AS, setelah sempat menyentuh pelemahan 60 poin di level Rp17.394 per dolar AS.
Pergerakan ini menunjukkan tekanan berlanjut pada mata uang domestik dalam dua hari perdagangan berturut-turut di pasar spot.
Data tersebut menempatkan rupiah berada di kisaran Rp17.400 per dolar AS, sebagaimana telah diantisipasi pelaku pasar.
Penguatan Dolar Picu Pelemahan Rupiah
Pelemahan rupiah terjadi ketika dolar AS mencatat penguatan. Dolar AS menguat 0,13% ke level 98.500, setelah sebelumnya dibuka naik 0,3% ke posisi 98,542.
Penguatan dolar tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu pergerakan pasar global.
Laporan dari kantor berita Fars asal Iran menyebutkan dua rudal menghantam kapal perang Amerika Serikat saat mencoba melewati Selat Hormuz.
Peristiwa ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang memanas dan berdampak terhadap pergerakan mata uang serta aset keuangan global, termasuk dolar dan mata uang negara berkembang seperti rupiah.
Tekanan juga terlihat di pasar saham Eropa. Indeks pan-Eropa STOXX 600 terakhir tercatat turun 0,9%, sementara indeks saham unggulan Euro STOXX 50 melemah 1,7%.
Penurunan tersebut mencerminkan respons pelaku pasar terhadap perkembangan global yang terjadi bersamaan dengan penguatan dolar.
Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi 10 tahun Jerman yang menjadi acuan untuk blok zona euro naik 5 basis poin menjadi 3,082%.
Pergerakan imbal hasil obligasi yang berbanding terbalik dengan harga menunjukkan adanya tekanan pada harga obligasi di kawasan tersebut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
