Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Hari Ini 5 Mei 2026 Melemah: WTI ke US$104 per Barel, Brent ke US$113 per Barel

Harga minyak dunia 5 Mei 2026 melemah setelah lonjakan tajam. Brent di US$113 dan WTI di US$104.

Actress 1299250

Published

on

Harga Minyak Dunia Hari Ini 5 Mei 2026 Melemah WTI ke US$104 per Barel, Brent ke US$113 per Barel
Gambar: Dok. Liberty Street Econimics

MPN Indonesia 5 Mei 2026 - Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (5/5) pagi melemah setelah sebelumnya melonjak tajam, di tengah dinamika terbaru terkait ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran serta perkembangan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. 

Berdasarkan data TradingView dan laporan Reuters, harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Juli turun ke kisaran US$113 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi ke level US$104 per barel. 

Pelemahan harga minyak ini terjadi setelah pelaku pasar mencermati risiko gangguan pasokan yang masih membayangi minyak dunia, sekaligus merespons indikasi pelonggaran akses distribusi energi dari kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ekonomi global.

Mengutip data TradingView pada Selasa (5/5), harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Juli turun 0,86% menjadi US$113,46 per barel. 

Sementara itu, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 1,77% ke level US$104,54 per barel. 

Sebelumnya, pada perdagangan Senin (4/5), kedua harga acuan tersebut ditutup menguat masing-masing 6% untuk Brent dan 4% untuk WTI.

Melansir Reuters, kontrak berjangka minyak Brent untuk Juli tercatat turun 0,6% menjadi US$113,76 per barel setelah sempat melonjak 5,8% pada sesi sebelumnya. 

Sementara itu, minyak mentah WTI terkoreksi 1,5% ke level US$104,83 per barel setelah naik 4,4% sehari sebelumnya. 

Pelemahan harga minyak dunia ini terjadi setelah AS meluncurkan operasi untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang sebelumnya ditutup akibat eskalasi konflik.

Ketegangan di Selat Hormuz

Gencatan senjata antara AS dan Iran dilaporkan berada di ambang kegagalan setelah Uni Emirat Arab diserang drone dan rudal yang disebut berasal dari Iran. 

Pada saat yang sama, Washington menyatakan telah menenggelamkan kapal-kapal Iran di Selat Hormuz. 

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Hari Ini 10 Juli 2026, Naik atau Turun?

Dalam wawancara dengan Fox News, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Iran akan dihancurkan apabila menyerang kapal-kapal AS yang menjaga jalur pelayaran komersial di selat tersebut.

Dalam unggahan terpisah di Truth Social, Trump menyebut kapal kargo Korea Selatan sempat diserang di perairan tersebut dan menambahkan bahwa Korea Selatan perlu mempertimbangkan keterlibatan dalam konflik tersebut. 

Di sisi lain, Reuters melaporkan salah satu kapal berbendera AS yang dioperasikan Maersk berhasil keluar dari Teluk dengan pengawalan militer AS, sehingga meredakan kekhawatiran gangguan pasokan dalam jangka pendek, meski akses disebut masih terbatas dan bersifat sementara.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global dan dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia setiap hari. 

Upaya AS membuka kembali jalur ini disebut sebagai eskalasi terbesar sejak gencatan senjata diumumkan empat pekan lalu dalam konflik antara AS, Israel, dan Iran. 

Di tengah situasi tersebut, Iran dilaporkan melancarkan serangan di wilayah Teluk sebagai respons terhadap langkah AS. 

Sejumlah kapal komersial terdampak, dan sebuah pelabuhan minyak utama di Uni Emirat Arab dilaporkan mengalami kebakaran akibat serangan.

(AKM/NID/RAD)

Trending