Connect with us

Ekonomi

Tarif Trump 32 Persen ke RI: Pasar Saham Gemetar, Rupiah Melemah

Tarif impor 32% dari Donald Trump terhadap Indonesia membuat IHSG melemah dan rupiah tergelincir. Pasar waspada risiko perang dagang.

Logompn

Published

on

Tarif trump 32 persen ke ri pasar saham gemetar, rupiah melemah
Ilustrasi Grafik Saham dan Rupiah. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 8 Juli 2025 - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor sebesar 32 persen terhadap produk asal Indonesia pada Selasa (8/7).

Kebijakan ini langsung memicu tekanan signifikan di pasar keuangan domestik, khususnya pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah.

Di awal perdagangan, IHSG langsung dibuka melemah ke posisi 6.887,77 atau turun 13,15 poin (0,19 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 6.900.

Meski sempat menyentuh zona hijau di level 6.906,64, indeks kembali turun ke 6.895,86 pada pukul 09.11 WIB, mencatat penurunan sebesar 5,06 poin (0,07 persen).

Di saat yang sama, nilai tukar rupiah di pasar spot juga tertekan, melemah 35,5 poin (0,22 persen) ke level Rp16.275 per dollar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.239,5.

IHSG Bergerak Fluktuatif, Rupiah Terus Tertekan

Berdasarkan pantauan MPN Indonesia dari data RTI, pergerakan IHSG tercatat dinamis, dengan 185 saham berada di zona hijau, 208 saham melemah, dan 209 stagnan.

Nilai transaksi mencapai Rp830,19 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 1,55 miliar saham.

Level support IHSG berada di kisaran 6.813 hingga 6.640, sementara resistensi tercatat di rentang 6.953 hingga 7.122.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (Jisdor) pada Senin (7/7) menunjukkan nilai tukar rupiah berada di Rp16.237 per dollar AS, melemah dari posisi Jumat (4/7) sebesar Rp16.204.

Pelemahan ini menunjukkan tekanan berkelanjutan terhadap mata uang domestik.

Ancaman Tambahan Tarif dan Potensi Perang Dagang

Selain tarif terhadap Indonesia, Trump juga mengancam memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap negara-negara anggota BRICS, termasuk Indonesia.

Baca Juga:  Keren! Patung Cristiano Ronaldo Resmi Dipajang di Times Square AS, Pose Pake Gaya Andalannya

Langkah ini dipandang sebagai respons terhadap ketidaksepakatan kebijakan luar negeri dan ekonomi antara AS dan negara-negara BRICS, yang berpotensi memperluas ketegangan perdagangan global.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending