Berita
Empat Bandara Indonesia Sediakan Layanan Fast Track Haji, Jemaah Tak Lagi Antre di Imigrasi Arab Saudi
Layanan Mecca Route haji 2026 kini tersedia di 4 bandara termasuk Makassar. Jemaah tak perlu antre imigrasi di Arab Saudi.
MPN Indonesia 17 April 2026 - Pemerintah Indonesia memastikan empat bandara melayani fast track Mecca Route untuk penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M guna mempercepat proses keimigrasian jemaah haji sebelum tiba di Arab Saudi.
Layanan ini diterapkan di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan mulai tahun ini diperluas ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Kebijakan tersebut diumumkan menjelang keberangkatan perdana jemaah pada Rabu (22/4), dengan tujuan mengurangi antrean pemeriksaan imigrasi setibanya di Arab Saudi.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan penambahan titik layanan tersebut usai pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
“Kemarin kita buka di tiga bandara, yaitu Soekarno-Hatta, kemudian Solo, dan Jawa Timur di Juanda. Sekarang kita tambahkan dengan Mecca Route di Makassar,” kata Agus.
Dengan tambahan di Makassar, pemerintah memperluas jangkauan layanan bagi jemaah haji dari kawasan Indonesia Timur.
Ia juga menyampaikan perkiraan tingkat penggunaan layanan tersebut.
“Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat lancar,” ujar Agus.
Ia menambahkan, perluasan layanan fast track ini diharapkan memperlancar proses keberangkatan jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.
Proses Keimigrasian Diselesaikan di Tanah Air
Melalui skema Mecca Route, seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan dilakukan sejak di embarkasi Indonesia.
Proses tersebut mencakup pemeriksaan paspor, biometrik, hingga stempel visa, sehingga setibanya di bandara Arab Saudi, jemaah haji tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan ulang dan dapat langsung menuju bus menuju penginapan
Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heriyawan menjelaskan mekanisme tersebut.
“Melalui Mecca Route, proses imigrasi Arab Saudi sudah diselesaikan di Indonesia. Artinya, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi antre lama untuk pemeriksaan imigrasi,” ujar Ian, dikutip MPN Indonesia melalui laman haji.go.id pada Jumat (17/4).
Dengan sistem fast track ini, alur kedatangan menjadi lebih ringkas karena proses administrasi telah diselesaikan sebelum keberangkatan dari Indonesia.
Skema tersebut juga dinilai dapat mengurangi kepadatan di bandara tujuan di Arab Saudi, khususnya pada masa puncak kedatangan haji.
Penerapan Immigration Seamless saat Kepulangan
Selain penerapan Mecca Route saat keberangkatan, pemerintah juga menyiapkan sistem immigration seamless ketika jemaah haji kembali ke Indonesia.
Sistem ini memungkinkan proses keimigrasian dilakukan melalui koridor khusus berbasis pengenalan wajah.
“Kami akan menerapkan proses imigrasi yang lebih mudah, artinya immigration seamless, sehingga saat jemaah kembali mereka cukup melewati koridor yang sudah disiapkan melalui pengenalan wajah,” jelas Agus.
Skema tersebut dirancang untuk mempercepat arus kedatangan di bandara Indonesia setelah rangkaian ibadah haji 2026 selesai.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
