Berita
Fasilitas di Wisata Guci Mulai Diperbaiki usai Diterjang Banjir Bandang
Fasilitas wisata Guci, Tegal, mulai diperbaiki pascabanjir bandang. BPBD menyatakan kawasan siap menerima wisatawan jelang libur Natal dan Tahun Baru.
Jawa Tengah, MPN Indonesia 22 Desember 2025 - Fasilitas di kawasan objek wisata alam Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mulai diperbaiki setelah diterjang banjir bandang pada Sabtu (20/12) sekitar pukul 16.30 WIB.
Perbaikan dilakukan setelah banjir surut dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD, PMI, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Langkah perbaikan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kawasan wisata, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BPBD Pastikan Guci Siap Sambut Wisatawan
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin, menyatakan bahwa kawasan wisata Guci telah siap kembali menerima wisatawan.
Menurutnya, perbaikan difokuskan pada fasilitas utama, khususnya pancuran air panas.
“Terutama pancuran air panas diperbaiki secara bersama sama. Pipa air yang hanyut juga kembali dipasang yang baru. Dengan perbaikan ini, Guci siap kembali menerima wisatawan terutama saat Nataru,” ujar Afifudin saat dikonfirmasi pada Minggu (21/12), dikutip MPN Indonesia dari detikJateng, Senin (22/12).
Ia juga menjelaskan bahwa banjir bandang yang melanda kawasan Guci dipicu oleh siklon 93S yang berada di atas Gunung Slamet dan berdampak ke wilayah lain.
“Banjir kemarin dampak dari badai cyclon 93S yang berada tepat di atas Gunung Slamet. Tidak hanya Guci yang hujan deras, daerah lain seperti Sirampog Brebes juga sama dan banjir bandang. Tapi sekarang badai cyclon 93S sudah menjauh, kemungkinan tidak ada lagi hujan deras,” pungkasnya.
Kerusakan Fasilitas Wisata dan Proses Perbaikan
Banjir bandang menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas utama di kawasan wisata Guci.
Berdasarkan hasil asesmen, terdapat tiga kolam pancuran air panas yang terdampak.
Pancuran 13 mengalami kerusakan akibat tertimbun pasir, Pancuran 5 rusak karena robohnya cabang pohon besar, sementara Kolam Barokah terdampak akibat kemasukan air keruh.
Perbaikan langsung dilakukan satu hari setelah kejadian dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat setempat.
Proses perbaikan difokuskan pada pemasangan kembali pipa air yang hanyut serta pembersihan area kolam pancuran agar dapat kembali difungsikan.
Dengan perbaikan fasilitas dan kondisi cuaca yang membaik, kawasan wisata Guci kembali dibuka dan dapat dikunjungi wisatawan selama libur akhir tahun.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
