Berita
Geser Tokyo! Jakarta jadi Kota Terpadat di Dunia, Dihuni 42 Juta Jiwa
Jakarta resmi menjadi ibu kota terpadat di dunia dengan hampir 42 juta jiwa, melampaui Tokyo. PBB mencatat dampak urbanisasi seperti kemacetan, polusi, dan banjir.
MPN Indonesia 26 November 2025 - Jakarta resmi menjadi ibu kota terpadat di dunia dengan populasi hampir 42 juta jiwa, berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada Senin (24/11).
Posisi ini menggantikan Tokyo, Jepang, yang sebelumnya memegang rekor sebagai ibu kota terpadat.
Menurut laporan Prospek Urbanisasi Dunia 2025 dari Departemen Ekonomi dan Sosial PBB, Jakarta kini menempati posisi teratas dalam daftar kota terpadat, diikuti oleh:
- Dhaka, Bangladesh: hampir 40 juta penduduk
- Tokyo, Jepang: 33 juta penduduk
PBB menyatakan bahwa urbanisasi global meningkat pesat.
Hingga saat ini, kota-kota menampung 45 persen dari populasi dunia yang mencapai 8,2 miliar jiwa.
Kepadatan Penduduk dan Dampaknya di Jakarta
Berdasarkan studi yang disampaikan dalam laporan tersebut, kepadatan penduduk Jakarta mencapai 22.000 jiwa per kilometer persegi.
Tingginya jumlah penduduk di Jakarta bukan disebabkan oleh angka kelahiran yang tinggi, melainkan karena proses urbanisasi.
Angka kelahiran di Jakarta tercatat cukup rendah, dengan tingkat kematian yang hampir setara dengan wilayah lain.
Dampak dari kepadatan ini antara lain:
- Kemacetan lalu lintas meningkat
- Kualitas udara menurun akibat polusi
- Risiko banjir di kawasan padat penduduk
Banjir yang terjadi secara berkala disebabkan oleh penurunan permukaan tanah, yang diakibatkan oleh penggunaan air tanah yang tidak terkendali, serta curah hujan ekstrem akibat perubahan iklim.
Populasi Indonesia
Populasi Indonesia saat ini tercatat sebesar 286 juta jiwa. Berdasarkan data terbaru dari Worldometer yang dikutip PBB, Indonesia menempati posisi keempat dalam daftar negara berdasarkan jumlah penduduk.
PBB mencatat bahwa sejak 1950, ketika hanya 20 persen dari 2,5 miliar penduduk dunia tinggal di kota, populasi perkotaan telah mengalami peningkatan signifikan.
Proyeksi hingga 2050 menunjukkan bahwa dua pertiga dari pertumbuhan penduduk global akan berada di kota-kota besar, dengan sepertiga sisanya di kota kecil.
Jumlah megacity, kawasan urban dengan lebih dari 10 juta penduduk mengalami peningkatan drastis. Pada tahun 1975, dunia hanya memiliki delapan megacity.
Namun pada 2025, jumlah itu melonjak menjadi 33, dengan 19 di antaranya berada di wilayah Asia.
Pemindahan Ibu Kota ke IKN
Pemerintah Indonesia pada 2019 mengumumkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara (IKN), yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.
Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar USD 32 miliar atau sekitar Rp534,2 triliun.
Awalnya, IKN dijadwalkan untuk diresmikan pada 2024, namun kini ditargetkan untuk menjadi “ibu kota politik” pada 2028.
Hingga saat ini belum ada kepastian apakah perpindahan tersebut akan sepenuhnya mengatasi masalah kepadatan yang dialami Jakarta.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
