Berita
Petugas Haji 2026 akan Dilatih di Barak selama 3 Minggu
Kemenhaj mulai mempersiapkan seleksi petugas haji 2026 yang dimulai 16 Desember 2025, lengkap dengan pelatihan barak untuk penguatan komando dan kesiapan petugas.
MPN Indonesia 26 November 2025 - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mempersiapkan proses seleksi petugas haji untuk musim haji 2026.
Seleksi dijadwalkan dimulai pada 16 Desember 2025 dan dilakukan pada dua tingkat, yaitu tingkat pusat dan tingkat daerah.
Para peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan intensif di barak asrama haji sebelum ditugaskan ke Tanah Suci.
Penguatan Komando Lewat Pelatihan Barak
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa sistem pelatihan barak diterapkan untuk memperkuat struktur komando dalam pelayanan jemaah haji.
Ia menilai persoalan komando di lapangan masih menjadi kendala sehingga pendekatan baru dibutuhkan untuk membangun pemahaman komando secara menyeluruh, mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan.
“Kenapa petugas kami masukkan barak dalam rangka bounding. Kemudian mereka tahu rentan komando,” ujar Dahnil saat rapat bersama Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (25/11), dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube TVR Parlemen, Rabu (26/11).
Dahnil menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak bersifat militeristik, melainkan difokuskan pada pembentukan kesiapan fisik dan mental serta pemahaman struktur komando yang solid.
“Petugas itu akan dibekali fisik termasuk rentan komando. Barak tidak militeristik, bukan, yang kami butuhkan di barak itu paham rentan komando,” katanya.
Rangkaian Materi Pelatihan
Pelatihan barak dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan. Dalam periode ini, para petugas haji akan dibekali sejumlah kemampuan dasar seperti persiapan fisik, bahasa Arab dasar, dan fikih dasar haji.
“Tiga minggu nanti persiapan fisik, kemudian persiapan bahasa Arab dasar, kemudian persiapan fiqih dasar haji. Jadi, kami persiapkan dengan serius supaya mereka bersiap bertugas di sana,” jelas Dahnil.
Ia juga menegaskan pentingnya profesionalisme dalam penugasan.
Menurutnya, petugas haji tidak boleh menjadikan penugasan sebagai kesempatan untuk menunaikan ibadah haji pribadi.
“Dan tidak boleh lagi ada yang nebeng naik haji. Jadi, kita ingin pastikan petugas ini melakukan tugasnya sebagai petugas haji, bukan orang yang nebeng naik haji,” tegasnya.
Penegasan Fungsi Barak Pelatihan
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa fasilitas yang digunakan untuk pelatihan bukan merupakan barak militer, melainkan barak asrama haji.
Penegasan ini disampaikan untuk memastikan bahwa pendekatan pelatihan tetap bersifat sipil dan berfokus pada pelayanan.
“Ini bukan barak tentara, barak asrama haji,” pungkas Irfan Yusuf.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
