Connect with us

Berita

Gunung Lewotobi Meletus 13 Kali dalam Sehari, Warga Diminta Jauhi Radius 6 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi 13 kali, disertai dentuman keras dan kolom abu hingga 3.000 meter. Warga diminta waspada dan patuhi larangan radius 6 km.

Logompn

Published

on

Gunung lewotobi meletus 13 kali dalam sehari, warga diminta jauhi radius 6 km
Gunung Lewotobi Meletus 13 Kali dalam Sehari, Warga Diminta Jauhi Radius 6 Km. Gambar : Dok. PGA Lewotobi Laki-laki

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 21 April 2025 - Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami 13 kali erupsi gunung berapi dalam kurun waktu antara pukul 23.59 hingga 06.00 Wita pada Senin (21/4).

Erupsi ini disertai dentuman keras yang terdengar hingga ke Kota Larantuka, menyebabkan plafon rumah warga bergetar.

Otoritas terkait telah menetapkan radius larangan aktivitas sejauh 6 kilometer dari pusat erupsi dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta mematuhi arahan resmi.

Aktivitas Vulkanik Meningkat Sejak Dini Hari

Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, tercatat 12 letusan terjadi antara pukul 00.00 hingga 06.00 Wita, disusul letusan ke-13 tak lama kemudian.

“Tinggi kolom abu 500–3.000 meter dan warna asap kelabu,” ujar Kepala PGA Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro dalam keterangan resmi, pada Senin (21/4).

Durasi letusan tercatat antara 93 hingga 161 detik, dengan amplitudo gempa antara 11 hingga 44 mm.

“Teramati 12 kali letusan dengan tinggi 500–2.500 meter dan warna asap kelabu,” jelas Herman.

Ia menambahkan, “Teramati sinar api dari kawah puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.”

Kolom abu teramati condong ke arah barat dan barat laut. Secara visual, gunung terlihat jelas hingga kabut tipis.

Asap dari kawah memiliki tekanan lemah hingga sedang, berwarna putih, dan intensitas tebal dengan ketinggian 500–700 meter dari puncak.

Pada periode yang sama, terekam empat kali gempa embusan dengan amplitudo 2,9–5,9 mm dan durasi 35–51 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh berdurasi 263 detik.

Baca Juga:  Pemerintah: 6 Pesawat TNI AU Diterbangkan untuk Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan

Dampak Erupsi Terasa di Wilayah Sekitar

Dentuman keras akibat letusan terdengar jelas dari Pos Pengamatan dan sampai ke permukiman warga.

“Saya kaget karena dentuman besar sekali terdengar di Larantuka. Sampai plafon rumah bergetar,” kata salah satu warga Kampung Baru, Kelurahan Ekasapta, Adam Betan.

Petugas PGA juga mencatat dentuman kuat terdengar jelas dari Pos Pengamatan.

Fenomena ini mengindikasikan kekuatan letusan yang cukup signifikan sehingga getarannya terasa hingga ke daerah di luar kawasan rawan.

Imbauan Keselamatan dan Potensi Bahaya Susulan

Gunung Lewotobi Laki-laki, gunung api tipe strato dengan ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut, saat ini berada pada status Level III atau Siaga.

“Diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi,” pungkas Herman.

Ia juga meminta masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari Pemda Flores Timur serta tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

Warga di sekitar gunung diimbau mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama jika hujan intens terjadi di wilayah hulu.

“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawokote,” tegas Herman.

Warga yang terdampak hujan abu juga diminta untuk memakai masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari dampak negatif terhadap sistem pernapasan.

Status Pengungsian dan Langkah Pemerintah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut menyampaikan bahwa warga yang telah berada di lokasi pengungsian diminta tidak kembali ke rumah.

“Warga yang sudah berada di pos pengungsian terpadu dan mandiri maupun di huntara tidak kembali ke rumah mereka,” ujar pihak BPBD.

Baca Juga:  Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 9 Kilometer

Pemerintah juga meminta desa-desa di luar kawasan risiko bencana untuk tetap waspada dan mematuhi semua larangan pemerintah.

Aktivitas vulkanik pada periode pukul 06.00 hingga 10.00 Wita terus berlanjut, dengan lima kali gempa letusan yang menghasilkan kolom abu setinggi 1.200 meter.

Pemantauan secara intensif masih dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.

(AKM/NID/RAD)

Trending