Berita
Kakorlantas Sebut Korban Kecelakaan Lalu Lintas Turun 25% Saat Operasi Lilin 2025
Kakorlantas Polri menyebut korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin 2025 turun 25 persen dibanding tahun sebelumnya.
MPN Indonesia 3 Januari 2026 - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025 mengalami penurunan signifikan, termasuk jumlah korban meninggal dunia.
Operasi Lilin digelar dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025-2026.
Berdasarkan data kepolisian, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di area publik turun 25 persen, dari 450 orang pada tahun sebelumnya menjadi 338 orang.
Selain fatalitas korban meninggal, jumlah peristiwa kecelakaan di area publik juga tercatat menurun.
Dari sebelumnya 2.900 kasus, kini menjadi 2.793 kasus atau turun sekitar 7 persen.
“Rekan-rekan sekalian, saya sangat bangga sekali karena pada Operasi Natal dan Tahun Baru ini jumlah laka lantas fatalitas korban meninggal dunia turun 25%. Jadi fatalitas korban meninggal turun 25%. Tahun lalu kejadian menonjol tiga, tahun ini satu, berarti turunnya banyak. Itu yang menonjol. Jumlah peristiwanya juga turun kurang lebih 7%,” ujar Irjen Agus saat Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Command Center KM 29, Cikarang, Bekasi, Jumat (2/1), seperti dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kakorlantas Polri, Sabtu (3/1).
Apresiasi Kinerja Petugas Selama Operasi Nataru
Irjen Agus menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat pimpinan hingga petugas yang bertugas langsung di lapangan dan posko pengamanan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran dan kesiapsiagaan personel menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur panjang.
“Jadi rekan-rekan yang di lapangan, para direktur, para Kasatlantas di lapangan capek, tetapi hasil angkanya ini bisa menurunkan fatalitas korban meninggal dunia turun 25% dari 450 orang meninggal dunia turun menjadi 338. Jadi 25%. Saya bangga sekali, saya senang rekan-rekan bekerja baik yang ada di posko, baik yang ada di jalan tol, baik yang Pamatwil, ini bagian daripada salah satu indikator keberhasilan daripada Operasi Nataru. Peristiwa yang laka itu dari 2.900 turun menjadi 2.793. Ada penurunan yang luar biasa,” jelasnya.
Pemantauan Lalu Lintas Hingga 4 Januari
Kakorlantas menyebut pemantauan arus lalu lintas masih terus dilakukan hingga Minggu (4/1) melalui pelaksanaan KRYD.
Pengawasan difokuskan pada empat klaster utama, yakni jalan tol, jalan arteri, jalan nasional, serta jalur alternatif.
Selain itu, pengawasan juga dilakukan di sejumlah pelabuhan penyeberangan, termasuk Bakauheni, Merak, Gilimanuk, Ketapang, serta pelabuhan di luar Pulau Jawa.
“Semua lini tolong dicek. Empat klaster itu harus dicek, situasi lalin di tol seperti apa. Situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek. Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong posko cek semuanya. Ingatkan semuanya bahwa ini operasi, tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul,” tegasnya.
Kondisi Wisata dan Prediksi Arus Balik
Selain lalu lintas, Irjen Agus juga mencermati pergerakan masyarakat menuju kawasan wisata.
Berdasarkan pemantauan, sejumlah destinasi seperti Malang Raya, Batu, dan Puncak Bogor masih ramai dikunjungi, namun kondisi lalu lintas dinilai tetap terkendali.
“Masih ada peningkatan kunjungan masyarakat. Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif, jadi ada pergerakan pengunjung tidak terlalu signifikan. Saya cek di Gadog, saya cek di Nagreg, lalu lintasnya cukup terkendali,” ungkapnya.
Terkait arus balik, Irjen Agus memperkirakan puncaknya akan terjadi pada 4 Januari 2025.
Meski demikian, ia menilai kebijakan one-way belum diperlukan, dan contraflow menjadi opsi jika terjadi peningkatan arus.
“Arus balik diperkirakan tanggal 4 (Januari). Tetapi malam ini kita monitor traffic counting-nya seperti apa, bangkitan arusnya seperti apa, tetapi saya yakin ini bisa dikendalikan karena persentase daripada kendaraan yang sisa keluar ke Jakarta dan sisa yang masuk ke Jakarta tidak terlalu tinggi. Artinya tidak terlalu kemungkinan untuk di one-way, saya rasa tidak. Jadi paling nanti mungkin contraflow apabila di tanggal 4 itu nanti bangkitan arusnya cukup tinggi tetapi tidak terlalu signifikan,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
