Connect with us

Berita

Kelompok Pemuda Serang Pemukiman Warga di Jakut, Dekat Rumah Anggota DPR Ahmad Sahroni

Sekelompok pemuda menyerang permukiman di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/5).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 02t134656.034
Fajar, korban sekaligus warga sekitar yang jadi saksi mata kerusuhan kelompok pemuda, Kamis (1/5) | Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 2 Mei 2025 - Sekelompok pemuda bersenjata tajam menyerang pemukiman warga di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis dini hari (1/5).

Insiden terjadi di sekitar kawasan rumah anggota DPR Ahmad Sahroni, menyebabkan dua warga mengalami luka-luka.

Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, tampak sekelompok pemuda membawa senjata tajam menyerang kawasan pemukiman warga.

Kronologi Penyerangan

Salah satu korban yang juga saksi mata, Fajar, menjelaskan bahwa kelompok pemuda tersebut diduga sedang mencari musuh.

Namun, ketika target yang dicari tidak ditemukan, mereka malah melampiaskan kekerasan kepada warga sekitar.

“Kejadiannya dari gang 6, karena yang ribut juga di Barat 6 dan Barat 8. Karena diserang keteteran pada mundur. Makanya diserang sampai masuk ke dalem,” kata Fajar kepada MPN Indonesia.

“Tawurannya di depan Barat 6 sampai Barat 9 lah, cuman ada yang lari ke sini makanya sampai dikejar,” sambungnya.

Dua Warga jadi Korban

Dalam insiden tersebut, dua warga mengalami luka sabetan senjata tajam saat berusaha mengamankan salah satu pelaku.

Fajar sendiri menderita luka serius di tangan akibat terkena senjata tajam.

“Saya bisa luka pas saya megang kena senjata tajamnya, karena kan sudah masuk ke wilayah kita saya coba mengamankan, karena takutnya kan orang nggak tahu apa-apa malah kena. Saya kena dua luka, kalau untuk ini sih dalem lukanya, karena senjata tajam,” jelasnya.

Ia pun mengatakan salah satu pelaku berhasil ditangkap oleh warga setelah upaya pengejaran.

“Yang ketangkep satu orang ditangkap sama warga karena memang sudah meresahkan sih. Dia bawa senjata tajam, ada yang bawa CR ada yang bawa klewang. Korban banyak dari sebelum-sebelumnya, kalau malam ini ada dua orang termasuk saya sendiri,” tambah Fajar.

Baca Juga:  Keluarga Pasien yang Maki Dokter di RSUD Sekayu Minta Maaf, Korban Tetap Tempuh Jalur Hukum

Keterangan Ketua RT

Ketua RT 07, Subari membenarkan bahwa aksi tawuran berlangsung di depan rumah anggota DPR Ahmad Sahroni.

Ia menyebut bahwa kelompok pemuda tersebut berasal dari luar wilayah dan berusaha mencari seseorang yang dianggap sebagai musuh mereka.

“Mereka itu sebenarnya orang luar ingin mencari seseorang yang dianggap musuh mereka lah, yang jadi korban warga setempat yang nggak tahu apa-apa,” kata Subari.

“Mereka pas malam itu ada warga yang dikejar-kejar lari lah ke wilayah kami ini, kebetulan di sini ada anggota yang jaga ya mereka ditangkap rumahnya Pak Sahroni, anggota DPR,” imbuhnya.

Respons Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni, yang rumahnya berada di sekitar lokasi kejadian, turut menyoroti insiden tersebut.

Ia mengunggah video yang merekam aksi tawuran dan penangkapan salah satu pelaku.

Melalui akun media sosialnya, Sahroni menyesalkan tidak adanya kehadiran aparat kepolisian saat kejadian.

“Emang bener nih ternyata pak polisi susah dihubungi dan sampai pagi ini pun tidak ada yang datang ke TKP,” tulisnya.

(ARI/NID/RAD)

Trending