Connect with us

Berita

Diduga Mencuri Tas, Seorang Wanita di Medan Dipotong Rambutnya oleh Pemilik Kios

Seorang wanita di Pajak Melati, Medan, diduga mencuri tas dari kios. Pemilik kios memotong rambutnya di tempat kejadian, memicu pro dan kontra.

Arthur

Published

on

Diduga Mencuri Tas, Seorang Wanita di Medan Dipotong Rambutnya oleh Pemilik Kios
Diduga Mencuri Tas, Seorang Wanita di Medan Dipotong Rambutnya oleh Pemilik Kios. Gambar: Kolase Tangkapan Layar X/@RadioElshinta

MPN Indonesia 11 Desember 2024 - Peristiwa terjadi di Pajak Melati, Kota Medan, Sumatra Utara, ketika seorang wanita diduga mencuri tas dari salah satu kios.

Pemilik kios yang merasa dirugikan langsung memotong rambut wanita tersebut di tempat kejadian. Kejadian ini pun viral di media sosial.

Kejadian di Pajak Melati

Peristiwa di daerah ini berlangsung di Pasar Melati, yang juga dikenal sebagai Pajak Melati, di wilayah Medan Tuntungan.

Berdasarkan informasi awal, seorang wanita dituduh mengambil tas pemilik kios.

Tidak terima dengan perbuatannya, pemilik kios secara spontan mengambil gunting dan memotong rambut wanita itu sebagai bentuk hukuman.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian tersebar luas di media sosial.

Dalam video terlihat pemilik kios memotong rambut wanita yang dituduh mencuri, sementara beberapa pengunjung pasar hanya menyaksikan tanpa mencoba menghentikan aksi tersebut.

Tanggapan Masyarakat

Video yang viral tersebut menimbulkan beragam reaksi di media sosial, terutama di akun X @RadioElshinta dan di Instagram @medsoszone.

Beberapa pihak mengkritik tindakan pemilik kios karena dianggap melanggar hak pribadi, meskipun wanita tersebut diduga melakukan tindakan melawan hukum.

“Jangan gitu bu awas doa orang sakit hati manjur buuu,” tulis komentar dari akun @kr*** di Instagram.

“Jahateeee,” tulis komentar lainnya dari akun @ca****.

Di sisi lain, ada pula yang berpendapat bahwa tindakan itu merupakan bentuk kekesalan spontan atas kerugian yang dialami pemilik kios.

Baca Juga:  Penjual Bakso di Malang Pakai Uang Pribadi untuk Bangun Jalan Desa yang Rusak Parah, Habiskan Dana Rp10 Miliar

Trending