Connect with us

Kriminal

Sakit Hati gegara Dipecat, Karyawan di Bali Culik Anak Bos dan Minta Tebusan Rp100 Juta

Seorang mantan karyawan di Denpasar menculik anak mantan bosnya, meminta uang tebusan Rp100 juta.

Actress 1299250

Published

on

Sakit Hati Gegara Dipecat, Karyawan Di Bali Culik Anak Bos Dan Minta Tebusan Rp100 Juta
Sakit Hati gegara Dipecat, Karyawan di Bali Culik Anak Bos dan Minta Tebusan Rp100 Juta. Gambar: VOI/Dafi

Bali, MPN Indonesia 7 Februari 2025 - Seorang mantan karyawan menculik anak mantan bosnya setelah korban pulang sekolah pada Rabu (5/2).

Pelaku, I Wayan Sudirta (29), membawa korban, IMRAK (10), menggunakan sepeda motor.

Kejadian ini terekam kamera CCTV sekolah di Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Terungkap dari Rekaman CCTV

Peristiwa ini diketahui setelah staf keluarga yang bertugas menjemput korban tidak menemukannya di sekolah.

Menyadari hal tersebut, orang tua korban, I Komang Sudiarta, segera mendatangi sekolah dan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengecek rekaman CCTV.

Dalam rekaman, terlihat seorang pria menjemput korban dengan sepeda motor.

Pelaku adalah Mantan Karyawan

Orang tua korban melaporkan kasus kriminal ini ke Mapolsek Denpasar Selatan.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pelaku adalah mantan karyawan dari Sudiarta.

Selain menculik korban, pelaku juga meminta uang tebusan sebesar Rp100 juta kepada keluarga korban.

Polisi kemudian melakukan pencarian di beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, petugas menemukan korban di sebuah kebun di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar.

Korban Berhasil Diselamatkan

Saat ditemukan, pelaku tengah membonceng korban dengan sepeda motor dan diduga berencana melarikan diri.

Namun, petugas berhasil menyergap dan mengamankan pelaku sebelum aksinya berhasil.

Korban dalam kondisi selamat tanpa luka fisik.

“Pelaku terlihat membonceng korban dan mencoba melarikan diri, namun berhasil kami amankan. Korban dalam keadaan sehat,” ujar Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Herson Djuanda, dalam konferensi pers pada Kamis (6/2).

Motif Pelaku

Saat diperiksa, pelaku mengaku menculik korban karena sakit hati setelah diberhentikan dari pekerjaannya di perusahaan milik orang tua korban.

Baca Juga:  Ratusan Penerima Bansos Beri Dana ke Terorisme

Selain itu, ia meminta uang tebusan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pelaku mengakui perbuatannya dilakukan karena dendam terhadap orangtua korban yang telah memberhentikannya dari pekerjaan,” jelas Herson.

Korban telah kembali ke keluarganya dalam keadaan sehat.

Namun, pihak kepolisian tetap memberikan layanan psikologis untuk membantu pemulihan mental korban akibat kejadian ini.

Pelaku Ditangkap

Polisi segera melakukan pengejaran terhadap Sudirta dan IMRAK hingga ke wilayah Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Setelah pencarian yang cukup lama, Sudirta akhirnya berhasil ditangkap di area kebun dekat PT Indonesia Power di Pedungan, Denpasar.

“Kami mengamankan pelaku yang terlihat membonceng korban. (Pelaku sempat) mencoba melarikan diri,” tegas Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Denpasar Selatan, Iptu Nur Habib

Saat ini, Sudirta telah ditahan dan menjalani interogasi di Mapolsek Denpasar Selatan. Sementara itu, IMRAK berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat.

Berdasarkan hasil interogasi awal, Sudirta nekat menculik anak mantan atasannya karena merasa kesal setelah dipecat.

“Pelaku mengakui perbuatannya tersebut karena dendam dan sakit hati terhadap orang tua korban yang mengeluarkan pelaku dari tempat kerja,” ungkap Nur Habib.

Trending