Connect with us

Berita

Viral! Dugaan Identitas Korban Mutilasi Tersebar via WhatsApp, Wajah Terpampang Jelas

Polres Ngawi tengah menyelidiki kasus mutilasi wanita yang ditemukan dalam koper merah. Dugaan identitas korban beredar melalui pesan WhatsApp.

Actress 1299250

Published

on

Viral! Dugaan Identitas Korban Mutilasi Tersebar via WhatsApp, Wajah Terpampang Jelas (1)
Viral! Dugaan Identitas Korban Mutilasi Tersebar via WhatsApp, Wajah Terpampang Jelas (1). Gambar: detik.com

MPN Indonesia 27 Januari 2025 - Kepolisian Resor (Polres) Ngawi tengah menyelidiki kasus mutilasi seorang wanita yang ditemukan dalam koper merah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi.

Di tengah proses penyelidikan, beredar pesan berantai melalui WhatsApp yang mengungkap dugaan identitas korban.

Foto dan data yang diduga milik korban dalam pesan tersebut menjadi perhatian publik.

Foto dan Identitas Diduga Korban Tersebar

Dalam pesan yang beredar luas di WhatsApp, terlihat foto seorang perempuan mengenakan kerudung hitam dengan latar belakang merah.

Di bawah foto tersebut, tercantum sepuluh sidik jari yang diduga milik korban.

Selain itu, identitas wanita tersebut turut tertera, termasuk nama berinisial UK dan alamat di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Pesan tersebut juga menyebut bahwa biodata korban telah ditemukan.

“Sudah didapat biodata dari korban mutilasi yang berada di dalam koper merah yang dibuang di Desa Dadapan, Kendal, Ngawi,” bunyi pesan tersebut.

Namun, pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi informasi tersebut.

Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi.

“Kita belum bisa tanggapi karena kita masih menunggu hasil kerja tim identifikasi. Kita beri kesempatan mereka bekerja maksimal,” ujarnya pada Jumat (24/1).

Ciri Khas Korban dari Hasil Autopsi

Hasil autopsi yang dilakukan oleh tim kepolisian menemukan ciri khas pada tubuh korban yang dapat membantu proses identifikasi.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Joshua Peter Krisnawan, menyebutkan bahwa korban memiliki tindik jenis piercing di atas pusarnya.

Baca Juga:  Hakim PN Pasarwajo Maafkan Ibu yang Aniaya Pemerkosa Putrinya

Perhiasan berwarna perak putih yang melekat pada tindik tersebut diharapkan menjadi petunjuk penting dalam pengungkapan identitas korban.

“Semoga tindik warna perak putih ini bisa jadi petunjuk,” ujar Joshua kepada wartawan pada Jumat (24/1).

Temuan ini menambah informasi penting dalam penyelidikan yang masih berlangsung.

Kronologi Penemuan Koper Berisi Mayat

Koper berisi mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Yusuf Ali pada Kamis (23/1), sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, Yusuf sedang membuang sampah bersama adiknya di selokan seberang jalan.

Ia melihat sebuah koper besar yang mencurigakan.

“Saya sedang buang sampah, kok melihat ada koper besar di selokan seberang jalan. Saya buka, ternyata isinya mayat perempuan,” ungkap Yusuf.

Awalnya, Yusuf mengira koper tersebut adalah barang berharga milik seseorang yang jatuh.

Namun, ia terkejut ketika mendapati isinya adalah tubuh seorang wanita yang sudah dimutilasi.

“Semula saya kira koper berisi barang berharga, ternyata isinya mayat,” tambahnya.

Penyelidikan Berlanjut

Hingga kini, Polres Ngawi terus berupaya mengungkap identitas korban dan motif pembunuhan ini.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus ini.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses hukum dan investigasi berjalan lancar.

Trending