Berita
Layangan Ganggu Operasional, Whoosh Perketat Pengawasan dengan 1.396 CCTV selama 24 Jam
PT KCIC tingkatkan pengamanan jalur kereta Whoosh usai terjadi gangguan operasional akibat layangan.
MPN Indonesia 28 April 2025 - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meningkatkan langkah pengamanan jalur kereta cepat Whoosh setelah terjadinya gangguan operasional akibat benang layangan.
Sejak awal 2025, KCIC mencatat sebanyak 32 kejadian gangguan perjalanan kereta yang disebabkan oleh layangan yang tersangkut pada jaringan listrik aliran atas (LAA) dan pantograf kereta.
Gangguan Layangan Bisa Menyebabkan Kerusakan Listrik
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menjelaskan bahwa gangguan akibat layangan berdampak langsung pada perjalanan kereta cepat Whoosh.
Menurut Eva, benang layangan yang melilit LAA atau pantograf dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kelistrikan dan gangguan teknis lainnya.
“Gangguan ini membuat kereta harus mengurangi kecepatan bahkan berhenti sementara untuk proses evakuasi dan pemeriksaan jalur sebelum dinyatakan aman melanjutkan perjalanan,” kata Eva kepada MPN Indonesia, Senin (28/4).
“Tentunya hal ini dapat membahayakan perjalanan dan menggangu kenyamanan perjalanan seluruh penumpang Whoosh,” imbuhnya.
Dalam beberapa kasus, kerusakan akibat benang layangan ini mengharuskan KCIC melakukan perawatan intensif hingga penggantian komponen.
Upaya KCIC Tingkatkan Keamanan Jalur
Sebagai langkah preventif menghadapi peristiwa di daerah jalur kereta, KCIC menyiagakan 530 petugas pengamanan yang berjaga setiap 500 meter di sepanjang trase Whoosh.
Selain itu, 1.396 unit CCTV telah dipasang untuk mendukung sistem deteksi benda asing di jalur kereta cepat tersebut.
Semua fasilitas ini dioperasikan penuh selama 24 jam demi menjaga keselamatan perjalanan kereta.
KCIC juga aktif melakukan upaya pencegahan di tingkat masyarakat. Hingga kini, telah dilakukan 34 kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan permukiman warga di sekitar jalur kereta cepat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap risiko bermain layangan di dekat jalur kereta.
Imbauan KCIC kepada Masyarakat
KCIC mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layangan di sekitar jalur. Area sejauh 500 meter dari sisi kiri dan kanan trase Whoosh wajib bebas dari aktivitas bermain layangan.
“Bermain layangan di dekat jalur Whoosh dapat membahayakan perjalanan kereta, merusak infrastruktur kelistrikan, dan mengganggu ribuan penumpang,” kata Eva.
“Seluruh pihak diimbau untuk mematuhi larangan bermain layangan dalam radius 500 meter dari jalur Whoosh dan ikut serta menciptakan lingkungan yang aman bagi transportasi masa depan Indonesia,” sambungnya.
(ARI/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
