Connect with us

Berita

MBG akan Dipangkas jadi 5 Hari, Bisa Hemat Anggaran hingga Rp40 Triliun

Pemerintah tengah mempertimbangkan usulan pemangkasan hari penyaluran program MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Logompn

Published

on

MBG akan Dipangkas jadi 5 Hari, Bisa Hemat Anggaran hingga Rp40 Triliun
MBG akan Dipangkas jadi 5 Hari, Bisa Hemat Anggaran hingga Rp40 Triliun | Gambar: Instagram/@badangizinasional.ri

MPN Indonesia 27 Maret 2026 - Pemerintah tengah mempertimbangkan usulan pemangkasan hari penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Usulan ini berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa langkah efisiensi ini diperkirakan bisa menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.

Masih Tahap Pembahasan

Rencana efisiensi tersebut masih dalam tahap pembahasan internal dan belum menjadi keputusan resmi.

Purbaya menyebut bahwa keputusan akhir akan diumumkan langsung oleh Kepala BGN Dadan Hindayana setelah dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Nanti biar Pak Kepala BGN yang umumkan, kan dia juga harus lapor Presiden,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Rabu (25/3).

Purbaya menegaskan bahwa pengurangan satu hari operasional ini murni merupakan inisiatif BGN.

“Ini bukan saya yang motong ya, emang dia (BGN) melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” ujarnya.

Anggaran MBG Tembus Rp335 Triliun

Sebagai informasi, total anggaran MBG tahun 2026 sebesar Rp335 triliun, naik signifikan dari realisasi tahun sebelumnya.

Dari jumlah itu, sebanyak Rp255,5 triliun atau sekitar 76% dialokasikan untuk pembelian makanan bergizi. Sisanya dialokasikan untuk pendukung pelaksanaan program.

Efisiensi ini menjadi bagian dari penyesuaian anggaran di tengah gejolak ekonomi global, termasuk dampak perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang memengaruhi harga dan pasokan energi.

“Jadi jangan dibilang MBG tutup mata, enggak, dia juga melakukan efisiensi,” kata Purbaya.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Kepala BGN Buka Suara usai Ramai Desakan Setop MBG karena Marak Kasus Keracunan

Trending