Connect with us

Berita

Mentan Amran Siapkan Anggaran Hampir Rp10 Triliun untuk Tanam Bibit di 870 Ribu Hektare Lahan

Kementan menyiapkan anggaran Rp9,95 triliun untuk mengembangkan 870 ribu hektare perkebunan nasional di berbagai daerah.

Logompn

Published

on

Mentan Amran Siapkan Anggaran Hampir Rp10 Triliun untuk Tanam Bibit di 870 Ribu Hektare Lahan
Mentan Amran Siapkan Anggaran Hampir Rp10 Triliun untuk Tanam Bibit di 870 Ribu Hektare Lahan. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 19 Juni 2026 - Kementerian Pertanian menyiapkan anggaran hampir Rp10 triliun untuk mendukung program pengembangan perkebunan nasional seluas 870 ribu hektare di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut dimulai melalui pengumpulan penyedia bibit dari berbagai daerah di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Rabu pagi (17/6).

Program ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Totalnya selama tiga tahun ini 870 ribu hektare, anggarannya Rp9,95 triliun, kurang lebih Rp10 triliun,” ujar Amran kepada awak media, Rabu (18/6).

Program pengembangan perkebunan nasional ini mencakup berbagai komoditas utama yang memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti kopi, kakao, tebu, kelapa, mete, pala, dan lada.

Pemerintah menargetkan program ini dapat meningkatkan produksi sekaligus mendukung kesejahteraan petani di berbagai daerah melalui pendekatan berbasis potensi lokal dan kesesuaian agroklimat.

Strategi Pelaksanaan dan Fokus Komoditas

Kementerian Pertanian menerapkan strategi khusus dalam menjalankan program ini, terutama dalam hal penyediaan bibit dan pemilihan komoditas.

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi daerah, baik dari sisi agroklimat maupun kebiasaan petani setempat.

Hal ini dilakukan agar program berjalan efektif dan tidak menimbulkan kendala dalam implementasi di lapangan.

Dalam keterangannya, Amran menekankan pentingnya kesesuaian komoditas dengan kebiasaan masyarakat.

“Supaya (program) ini enggak sulit didorong. Jangan yang tidak biasa tanam kelapa diberi kelapa. Jangan yang tidak biasa tanam kakao diberi kakao. Yang sudah budayanya tanam kakao, iklimnya mendukung, sudah diarahkan ke sana,” ujar Amran.

Produksi Bibit di Lokasi untuk Efisiensi Anggaran

Selain itu, aspek efisiensi anggaran juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan program pengembangan perkebunan nasional ini.

Baca Juga:  Prabowo Bentuk Satgas Konversi Motor Listrik dan PLTS, Bahlil jadi Ketua

Kementerian Pertanian memilih untuk memproduksi bibit langsung di lokasi pengembangan guna menghindari biaya distribusi antarwilayah yang tinggi.

Sistem ini dinilai dapat menekan biaya logistik sekaligus mempercepat distribusi bibit ke lahan yang ditargetkan.

“Cara pembibitannya adalah di tempat situ, supaya tidak diangkut dari Jawa ke Sulawesi Selatan atau sebaliknya. Ahlinya yang didatangkan ke tempat itu, jadi hemat dan efisien anggaran,” ujarnya.

Sebagian besar tanaman yang dibudidayakan diperkirakan mulai berproduksi dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Pemerintah berharap program ini tidak hanya mendongkrak produksi komoditas perkebunan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

(RIF/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal3 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga23 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional33 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending