Connect with us

Berita

Minta Maaf, Ini kata Pelindo soal Kemacetan Horor di Jakarta Utara

Kemacetan parah terjadi di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (17/4) hingga Jumat (18/4).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 19t105756.666
Pihak Pelabuhan Tanjung Priuk saat konferensi pers, Jumat (18/4) | Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 19 April 2025 - Kemacetan parah terjadi di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (17/4) hingga Jumat (18/4).

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok menjelaskan kemacetan disebabkan oleh lonjakan aktivitas bongkar muat dan volume kendaraan logistik, bukan karena akibat sistem eror.

Pihak Pelindo juga mengonfirmasi bahwa aktivitas operasional di pelabuhan tetap berjalan normal meski terjadi peningkatan volume truk secara drastis.

Pelindo Sampaikan Permintaan Maaf

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Adi Sugiri menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kemacetan di kawasan pelabuhan.

Menurutnya, lonjakan volume kendaraan ini terjadi karena proses pengiriman barang dilakukan bersamaan setelah masa libur Idul Fitri dan menjelang libur bersama yang jatuh pada akhir pekan tersebut.

Kemacetan yang menjadi perhatian berpusat di sekitar Terminal NPCT 1. Jumlah kendaraan yang masuk mencapai lebih dari 4.000 unit, hampir dua kali lipat dari rata-rata harian di bawah 2.500 unit.

“Kami terus berupaya menjaga kelancaran operasional dan memastikan layanan kepada pelanggan tetap berjalan secara optimal meskipun terjadi peningkatan volume logistik,” kata Adi ke awak media, Jumat (18/4).

“Kami tidak berhenti untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu kelancaran pada titik-titik kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok. Untuk itu kami memohon maaf pada masyarakat atas kemacetan itu,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari pelayanan, pihak pelabuhan juga membagikan makanan dan minuman kepada para pengemudi untuk mencegah kelelahan dan dehidrasi.

Koordinasi dengan Otoritas dan Kepolisian

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Takwim Masuku menegaskan bahwa sistem di terminal dan pelabuhan berfungsi dengan baik.

Baca Juga:  Tak Terima Rokok Diambil, Pria di Wonosobo Tusuk Teman hingga Kritis

Ia meminta operator terminal untuk mempercepat proses receiving delivery dan mengoptimalkan penggunaan area buffer guna mempercepat arus lalu lintas logistik.

Takwim juga menyampaikan apresiasi atas dukungan cepat dari pihak kepolisian dalam membantu penguraian kemacetan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas support dari kepolisian yang sangat cepat membantu proses mengurai kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Takwim.

“Diharapkan ke depan terminal juga dapat mengatur jumlah gate pass harian untuk receiving delivery sehingga tidak terjadi lonjakan yang sangat signifikan,” imbuhnya.

Kepolisian Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Kapolres Pelabuhan, AKBP Martuasah Tobing menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara serta Port Facility Security Officer (PFSO) Pelabuhan untuk melakukan berbagai upaya dalam mengurai kemacetan.

Strategi yang dilakukan termasuk pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas guna mempercepat pergerakan kendaraan logistik.

Martuasah juga memastikan situasi keamanan di dalam area pelabuhan dalam kondisi terkendali.

Ia menegaskan bahwa tidak ada praktik premanisme atau pungutan liar (pungli) di lokasi tersebut.

“Kami minta para supir truk untuk segera melapor jika menemukan adanya pungli,” kata Martuasah.

 (ARI/NID/RAD)

Trending