Connect with us

Berita

Mualem: Ada Bupati Aceh yang Lari ke Medan, Karaoke di Tengah Bencana

Dalam wawancara bersama Najwa Shihab, Mualem mengungkap bahwa ada kepala daerah yang lari ke Medan hingga karaoke saat wilayahnya dilanda bencana banjir dan longsor.

Logompn

Published

on

Gubernur aceh ungkap ada bupati yang lari ke medan dan karaoke di tengah bencana
Gubernur Aceh Ungkap Ada Bupati yang Lari ke Medan dan Karaoke di Tengah Bencana | Gambar: YouTube/Najwa Shihab

Aceh, MPN Indonesia 10 Desember 2025 - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menyampaikan kritik keras terhadap sejumlah kepala daerah di Aceh yang dinilai tidak bertanggung jawab saat wilayahnya dilanda bencana banjir bandang dan longsor.

Dalam wawancara bersama Najwa Shihab yang disiarkan pada Senin (8/12), Mualem menegaskan bahwa sikap semacam itu tidak mencerminkan tanggung jawab seorang pemimpin, terlebih di tengah penderitaan masyarakat.

“Mereka dipilih oleh rakyat. Kenapa ketika terjadi kejadian begini mereka kewalahan, seperti acuh tak acuh, tidak ada tanggung jawab?” ujarnya seperti dikutip MPN Indonesia dari tayangan YouTube Najwa Shihab, Rabu (10/12).

Lebih lanjut, Mualem bahkan mengungkap adanya bupati yang justru memilih pergi ke Medan hingga berkaraoke di tengah situasi darurat.

“Masa begini-begini dia lari di Medan lah, karaokelah,” ungkapnya.

Mendengar pengakuan tersebut, Najwa sempat terkejut hingga memastikan kembali pernyataan Mualem.

“Ada yang karaoke, Mualem?” tanyanya, yang kemudian dijawab oleh Mualem, “Ya, begitulah lebih kurang.”

Ungkap Kondisi Aceh Pascabencana

Selain mengkritik sikap kepala daerah, Mualem juga menjelaskan kondisi terkini penanganan bencana di Aceh.

Menurutnya, infrastruktur utama seperti listrik dan jembatan sudah mulai pulih.

“Sudah berangsur pulih, termasuk listrik sudah banyak menyala. Jembatan-jembatan baik kecil mauoun yang panjang juga sudah ada aksesnya,” katanya.

Namun, beberapa jembatan besar masih belum dapat digunakan dan diperkirakan membutuhkan waktu dua hari lagi untuk diperbaiki.

Tantangan lain yang dihadapi adalah akses menuju daerah-daerah yang masih terisolasi akibat banjir. Mualem menyebut ada empat kabupaten yang belum bisa ditembus jalur darat, yaitu Takengon, Bireuen, dan Aceh Tenggara.

Distribusi bantuan ke daerah terpencil pun terhambat karena keterbatasan akses, sehingga harus menggunakan feri, boat, atau helikopter.

Baca Juga:  520 Rumah Diterjang Puting Beliung di Padalarang Bandung

“Ya kita harus gunakan helikopter, dan saya sudah minta sama presiden. Mulai kemarin baru dua hari dapat dan semua sudah kita kirim, terutama kepada daerah terisolir,” ujar Mualem.

Meski demikian, Mualem mengakui bahwa belum semua wilayah menerima bantuan secara merata. Ia menyoroti Aceh Timur sebagai salah satu daerah yang belum sepenuhnya terjangkau.

“Aceh Timur sampai sekarang belum seratus persen terjamah. Mereka belum dapat, masih berteriak-teriak minta sembako,” ungkapnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending