Berita
Pemprov DKI Jakarta akan Tanggung Seluruh Biaya Korban Kebakaran Gedung Terra Drone
Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh biaya korban kebakaran gedung Terra Drone di Cempaka Baru ditanggung sepenuhnya, termasuk pemakaman dan perawatan korban luka.
MPN Indonesia 10 Desember 2025 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh biaya korban kebakaran gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12), akan ditanggung sepenuhnya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka.
“Pemerintah DKI Jakarta akan bertanggung jawab untuk seluruh korban pemakaman yang meninggal dunia, berapa pun jumlahnya,” ujar Pramono saat meninjau lokasi kebakaran, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @pramonoanungw, Rabu (10/12).
Ia menambahkan bahwa korban luka juga akan dirujuk ke rumah sakit dan seluruh biayanya ditangani pemerintah daerah.
“Yang luka dan sebagian nanti akan dirujuk dan kami Pemerintah DKI Jakarta yang akan menyelesaikan biayanya bagi yang luka dan sebagainya,” ucapnya.
Sebanyak 22 orang meninggal dunia dalam insiden ini, seluruhnya merupakan karyawan Terra Drone.
Dari jumlah tersebut, 15 berjenis kelamin perempuan dan 7 laki-laki. Sementara itu, 19 orang berhasil selamat.
Kronologi Kebakaran dan Penanganan Petugas
Kebakaran di gedung Terra Drone pertama kali dilaporkan warga pada pukul 12.43 WIB.
Sekitar tujuh menit kemudian, pada pukul 12.50 WIB, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan mulai melakukan upaya pemadaman.
Api berhasil dikendalikan pada pukul 13.41 WIB.
Sebanyak 29 unit mobil pemadam kebakaran dan 101 personel dikerahkan dalam operasi ini. Api hanya membakar bagian lantai dasar dan tidak merambat ke lantai dua dan seterusnya.
Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara.
Kabid Fisika dan Komputer Forensik (Fiskomfor) Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Polisi Rochmad, menjelaskan bahwa 22 korban ditemukan dalam keadaan utuh.
“Seyogyanya kami melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA. Tapi tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali,” jelasnya.
Minimnya Fasilitas Keselamatan Gedung
Gubernur Pramono Anung juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan di gedung enam lantai tersebut. Menurutnya, bangunan itu tidak memiliki sistem evakuasi yang memadai.
“Kami mengharapkan bagi siapa pun yang mempunyai usaha yang seperti ini, hal yang berkaitan dengan keselamatan menjadi hal yang penting. Ini menunjukkan lantai enam tetapi tidak dipersiapkan untuk evakuasi dan sebagainya,” pungkas Pramono.
Pemerintah berharap insiden ini menjadi peringatan bagi pemilik usaha dan pengelola gedung untuk meningkatkan aspek keselamatan.
Hingga kini, penyebab awal kebakaran masih dalam penyelidikan Tim Laboratorium Forensik Polri dan belum diumumkan ke publik karena masih dalam proses pendalaman.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
