Berita
Pemkot Tangerang Berencana akan Bangun Kawasan Transit Oriented Development
Pemkot Tangerang mengusulkan pembangunan sejumlah infrastruktur untuk mendukung kawasan Transit Oriented Development (TOD) dan meningkatkan konektivitas menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Banten, MPN Indonesia 27 Agustus 2025 - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengusulkan sejumlah pembangunan infrastruktur strategis untuk mendukung pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD).
Usulan ini disampaikan kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Banten untuk memperkuat akses transportasi dan konektivitas wilayah.
Daftar Infrastruktur yang Diusulkan
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menjelaskan bahwa proyek yang diusulkan mencakup beberapa titik strategis.
Dikutip MPN Indonesia dari situs resmi Pemkot Tangerang, berikut beberapa rencana pembangunan yang diusulkan:
- Jembatan penghubung Jalan K.S Tubun–Lio Baru
- Persimpangan tidak sebidang di Jalan Sudirman–Stasiun Tanah Tinggi
- Akses penghubung Stasiun Batuceper–Terminal Poris Plawad
- Jalan Raya Daan Mogot sisi selatan Sungai Mookervart
- Jalan Utara Tol Jakarta–Merak
- Jalan Utara Tol Sedyatmo
Seluruh proyek ini diarahkan untuk menunjang pengembangan kawasan TOD di Kota Tangerang.
Fokus Pembangunan dan Tujuan
Menurut Yeti, infrastruktur tersebut diprioritaskan untuk mendukung kawasan TOD Poris Plawad dan meningkatkan akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, khususnya ke wilayah Kecamatan Benda.
“Saat ini kami telah mengusulkan berbagai detail rencana pembangunan infrastruktur yang dapat dilakukan pemerintah pusat maupun provinsi guna mendukung pengembangan kawasan Transit Oriented Development Poris Plawad dan aksesibilitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Kecamatan Benda, serta peningkatan kinerja Jalan Nasional Daan Mogot secara maksimal,” ujar Yeti dalam keterangannya, Selasa (26/8).
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Lebih lanjut, Yeti menekankan pentingnya kerja sama lintas pemerintahan untuk mendukung integrasi transportasi dengan kawasan hunian dan komersial di Tangerang.
“Sejalan dengan itu, kami menilai rencana pembangunan infrastruktur akan berperan besar untuk mengurai kemacetan serta mendukung konektivitas antar wilayah secara berkelanjutan. Rencananya, usulan akan masuk dalam agenda pembangunan pemerintah pusat pada tahun 2026–2028,” tambahnya.
Harapan Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang berharap dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi agar rencana ini segera terealisasi.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang serta sekitarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
