Berita
KPK Tetapkan Lima Orang Tersangka Dugaan Korupsi BNPB
KPK menetapkan lima tersangka dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa BNPB. Kasus ini melibatkan pejabat, tenaga ahli, dan pihak swasta.
MPN Indonesia 15 Oktober 2026 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Penetapan tersangka tersebut merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) terkait penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan perkembangan kasus tersebut di Yogyakarta, Rabu (14/10).
“Jadi gini, setelah proses penyelidikan tertutup yang dilakukan sejak kemarin hari Selasa (13/10) tepatnya. Ada kegiatan yang kemudian membawa para pihak ke gedung Merah Putih KPK. Setelah di kantor kemudian dilakukan pemeriksaan, wawancara atau pendalaman dalam bentuk berita acara permintaan keterangan yang ditungkan dalam produk resmi,” jelas Ketua KPK, Setyo Budiyanto kepada awak media pada Rabu (14/10).
Kelima tersangka berasal dari lingkungan BNPB dan pihak swasta.
Mereka diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana kebencanaan melalui pengadaan barang dan jasa yang saat ini masih didalami KPK.
Lima Tersangka Kasus Korupsi BNPB
KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka setelah melakukan operasi tangkap tangan di kantor BNPB.
Kelima tersangka terdiri dari pejabat, tenaga ahli, dan dua orang dari pihak swasta.
“Kita hanya menetapkan lima (tersangka), ya. Lima itu seingat saya, satu adalah PPK-nya, kemudian dua (tersangka) itu yang dianggap sebagai statusnya pegawai di badan tersebut, kemudian dua (tersangaka) lagi adalah swasta,” ungkap Setyo.
Berikut daftar lima tersangka, yakni:
- Gabriel Purwaka Sigit (GPS), Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK);
- Bima Setyawan, Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto sekaligus adik Kepala BNPB;
- Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB;
- Gery P, pihak swasta; dan
- Syifa NG, pihak swasta.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan bahwa kelima tersangka telah ditahan di rumah tahanan KPK.
Setyo juga tidak membantah saat ditanya mengenai hubungan keluarga salah satu tersangka dengan Kepala BNPB.
” Ya, terinformasi seperti itu. Pastinya nanti akan dikonfirmasi kembali karena kita tidak melihatnya siapa dia. Ini, kan, yang dimintain pertanggung jawaban adalah subjek yang melakukan atau diduga melakukan hal tersebut,” paparnya.
KPK Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai Kebencanaan
Kasus korupsi ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan Dana Siap Pakai yang seharusnya digunakan untuk penanggulangan bencana sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau dari ekspos kemarin itu, kan, yang disalahgunakan gitu, ya. Itu, kan, dana siap pakai. Dari dana siap pakai yang kemudian ada proses-proses yang seharusnya dilakukan dengan ketentuan. Meskipun kami juga melihat ada beberapa persyaratan untuk menggunakan dana siap pakai ini,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, penggunaan dana tersebut melibatkan sejumlah perusahaan swasta.
KPK saat ini tengah mendalami dugaan pengondisian dalam penyaluran anggaran hingga penggunaan dana kebencanaan.
“Dana siap pakai itu, kan, melibatkan ada perusahaan-perusahaan swasta. Ini yang kemudian sedang didalami yang terindikasi, bahwa ada kerja sama, ada semacam pengondisian terutama dalam penyaluran anggaran. Kemudian pemanfaatan, penggunaannya yang sebagian disalahgunakan beberapa oknum untuk menguntungkan dirinya sendiri,” tutur Setyo.
Penyidik KPK juga masih mendalami konstruksi perkara dan peran masing-masing tersangka dalam kasus tersebut.
Pendalaman ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana tanggap darurat bencana di lingkungan BNPB.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
