Connect with us

Berita

Bocah 5 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Hendak Mandi dengan Orang Tua, Ada Luka di Kepala

Seorang bocah 5 tahun di Bangka tewas diterkam buaya saat hendak mandi bersama orang tuanya di kolong tambang timah. Tim SAR berhasil menemukan jasadnya.

Actress 1299250

Published

on

Bocah 5 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Hendak Mandi dengan Orang Tua, Ada Luka di Kepala
Bocah 5 Tahun Tewas Diterkam Buaya saat Hendak Mandi dengan Orang Tua, Ada Luka di Kepala. Gambar: Bekawan.co.id

Bangka Belitung, MPN Indonesia 13 Januari 2025 - Seorang bocah berusia lima tahun, berinisial C, tewas akibat diterkam buaya saat hendak mandi bersama kedua orang tuanya di sebuah kolong bekas tambang timah di Desa Bukit Layang, Kabupaten Bangka, pada Sabtu (11/1).

Peristiwa di daerah ini dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIB oleh warga setempat kepada tim Basarnas Bangka Belitung (Babel).

Kronologi Kejadian

Menurut Kepala Basarnas Babel, I Made Oka Astawa, peristiwa bermula ketika C bersama orang tuanya berencana mandi di kolong tersebut.

Saat korban baru saja memasuki air, seekor buaya menyerangnya dan menyeretnya ke tengah kolong.

“Informasi yang kami terima, korban ini baru mau masuk ke air, kemudian diseret buaya,” ujar Oka, Minggu (12/1/2025).

Orang tua korban yang menyaksikan kejadian itu langsung meminta pertolongan kepada warga dan melaporkan insiden tersebut kepada Basarnas Babel.

Tim SAR gabungan segera memulai operasi pencarian dengan bantuan peralatan khusus, seperti Crocodile Attack Protection Equipment (CAPE).

Penemuan Jasad Korban

Setelah upaya pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, jasad C akhirnya ditemukan pada Minggu (12/1) sekitar pukul 05.20 WIB.

Jasad korban ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

“Jasad ditemukan pagi tadi dan langsung dibawa ke rumah duka,” kata Oka.

Ia menambahkan bahwa pada tubuh korban, terutama di bagian kepala, terdapat luka yang diduga berasal dari terkaman buaya.

Jarak antara lokasi penemuan dan rumah korban kurang dari satu kilometer, sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat.

Upaya dan Proses Pencarian

Sejak insiden tersebut dilaporkan, tim SAR gabungan dibantu oleh warga setempat bekerja keras untuk menemukan korban.

Baca Juga:  Rayakan HJB ke-543, Pemkab Bogor Pamerkan Pusaka Kerajaan Lokal

Warga sempat mencoba melakukan pencarian awal, namun usaha tersebut belum membuahkan hasil hingga tim SAR turun tangan.

Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan peralatan pelindung khusus untuk mengantisipasi serangan buaya lebih lanjut.

Trending