Connect with us

Berita

Sempat Hilang 3 Hari, Bocah 5 Tahun di Sulawesi Tengah Ditemukan Tewas di Rawa-rawa

Bocah lima tahun, ditemukan tewas setelah hilang selama tiga hari di Desa Bone Baru, Banggai Laut, Sulawesi Selatan.

Actress 1299250

Published

on

Sempat Hilang 3 Hari, Bocah 5 Tahun Di Sulawesi Tengah Ditemukan Tewas Di Rawa Rawa
Sempat Hilang 3 Hari, Bocah 5 Tahun di Sulawesi Tengah Ditemukan Tewas di Rawa-rawa. Gambar: Dok. Detik

Sulawesi Tengah, MPN Indonesia 6 Februari 2025 - Seorang bocah berusia lima tahun bernama berinisial HA, atau yang dikenal sebagai Naya, ditemukan tewas setelah tiga hari dinyatakan hilang.

Bocah asal Desa Bone Baru, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, ditemukan mengapung di rawa-rawa pada Selasa (4/2) sekitar pukul 16.18 WITA.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 16.45 WITA setelah diminta pulang sendiri dari kebun oleh ibunya.

Ketika sang ibu tiba di rumah, anaknya tidak ditemukan, sehingga pencarian segera dilakukan oleh keluarga dan warga setempat.

Proses Pencarian dan Dugaan Awal

Hilangnya Naya sempat menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan warga.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan masyarakat berusaha mencari korban di bangunan sekolah desa, bahkan sampai naik ke plafon sebuah taman kanak-kanak kosong.

Beberapa orang mengaku mendengar suara anak kecil di tempat tersebut, namun setelah diperiksa, Naya tidak ditemukan.

Kabar yang beredar di media sosial sempat mengarah pada dugaan bahwa korban diculik oleh makhluk halus.

Namun, upaya pencarian yang terus dilakukan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di aliran rawa-rawa desa.

Penemuan Mayat dan Proses Evakuasi

Koordinator Lapangan Unit Siaga SAR Banggai Laut, Erdiansyah, mengungkapkan bahwa jenazah Naya pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang melihat penemuan mayat mengapung di rawa-rawa.

“Saat kami tengah melakukan pencarian, kami mendapat informasi bahwa warga melihat mayat terapung di rawa-rawa. Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi dan keluarga memastikan mayat tersebut adalah korban hilang,” ujarnya.

Baca Juga:  Gempa Palu M 6,7 Hari Ini Apakah Mirip dengan Gempa dan Tsunami Palu 2018? Ini Penjelasan BMKG

Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.

Kepala Kantor Basarnas Palu, Muh Rizal, juga membenarkan bahwa korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah pencarian intensif selama tiga hari.

Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai penyebab kematian bocah lima tahun tersebut.

Tim medis masih melakukan autopsi untuk mengetahui detail lebih lanjut mengenai kondisi korban sebelum meninggal.

Trending