Connect with us

Berita

Pernyataan Ahmad Dhani Dinilai Seksis dan Rasis, Ini Tanggapan Komnas Perempuan

Komnas Perempuan kecam pernyataan Ahmad Dhani yang dinilai seksis dan rasis dalam rapat DPR. MKD didorong untuk memeriksa kasus ini demi menjaga etika dan kesetaraan.

Pexels photo

Published

on

Pernyataan ahmad dhani dinilai seksis dan rasis, ini tanggapan komnas perempuan
Pernyataan Ahmad Dhani Dinilai Seksis dan Rasis, Ini Tanggapan Komnas Perempuan. Gambar : Instagram/@ahmaddhaniofficial

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengecam pernyataan Ahmad Dhani (AD), anggota DPR RI, yang dinilai mengandung unsur seksisme dan rasisme.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Komisi X DPR RI pada Rabu (5/3) terkait persetujuan pemberian status warga negara Indonesia (WNI) kepada tiga pesepakbola keturunan Indonesia.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Dhani mengusulkan agar naturalisasi diperluas untuk pemain sepak bola “di atas 40 tahun… dan mungkin yang duda” agar dapat dinikahkan dengan perempuan Indonesia demi menghasilkan keturunan “Indonesian born” yang dinilainya akan memiliki keterampilan sepak bola lebih baik.

Komnas Perempuan: Pernyataan Melecehkan dan Merendahkan Martabat Perempuan

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi komnasperempuna.go.id, Komnas Perempuan menilai pernyataan ini melecehkan karena menempatkan perempuan hanya sebagai alat reproduksi dan pelayan seksual bagi suami.

Pernyataan Ahmad Dhani semakin menuai kritik setelah ia menyebut bahwa jika pesepakbola yang dinaturalisasi beragama Islam, maka mereka bisa menikah dengan empat perempuan.

Komnas Perempuan menegaskan bahwa hukum Indonesia, melalui Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, memiliki ketentuan ketat untuk mencegah praktik poligami agar tidak dimanfaatkan secara sepihak dan mengeksploitasi perempuan.

Dugaan Rasisme dalam Pernyataan Ahmad Dhani

Selain dinilai seksis, pernyataan Ahmad Dhani juga dianggap mengandung unsur rasisme.

Ia menyebut bahwa naturalisasi tidak boleh diberikan kepada pesepakbola “bule” dengan alasan perbedaan ras Eropa dan Indonesia.

Pernyataan ini berpotensi merendahkan martabat Indonesia karena mengandung anggapan bahwa kualitas pesepakbola asing lebih baik secara genetik dibandingkan dengan pemain lokal.

Baca Juga:  Ahmad Dhani Blak-blakan Bocorkan Tanggal Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju

Bertentangan dengan Nilai Kebangsaan dan Komitmen Kesetaraan

Komnas Perempuan mengingatkan bahwa seluruh pimpinan dan anggota DPR RI memiliki mandat untuk mengawal empat pilar kebangsaan, yaitu:

  • Pancasila
  • Undang-Undang Dasar (UUD) 1945
  • Bhinneka Tunggal Ika
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Prinsip penghormatan terhadap kemanusiaan yang adil dan beradab, non-diskriminasi, serta penghargaan terhadap kebhinnekaan harus dijunjung tinggi dalam setiap pernyataan dan kebijakan pejabat publik.

Selain itu, pernyataan Ahmad Dhani bertentangan dengan komitmen Indonesia terhadap kesetaraan dan keadilan gender, sebagaimana tertuang dalam UU No. 7 Tahun 1984 tentang ratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) dan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 5.

CEDAW mengamanatkan agar pejabat publik, termasuk anggota DPR, tidak melakukan diskriminasi terhadap perempuan, tetapi justru mengambil langkah strategis untuk menghapuskan diskriminasi tersebut.

Komnas Perempuan Dorong Pemeriksaan oleh MKD

Mengingat bahwa pernyataan Ahmad Dhani berpotensi melanggar hak asasi perempuan serta mencederai citra dan kewibawaan DPR RI, Komnas Perempuan mendorong Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk memeriksa kasus ini lebih lanjut.

Pemeriksaan oleh MKD dinilai penting untuk menjaga kredibilitas DPR RI dan mencegah peristiwa serupa terjadi di masa mendatang.

Selain itu, Komnas Perempuan merekomendasikan agar pimpinan DPR RI memperkuat kapasitas anggota dewan dalam hal:

  • Pemahaman Konstitusi
  • Hak Asasi Manusia (HAM)
  • Kesetaraan dan keadilan gender

Langkah ini bertujuan agar anggota DPR RI dapat menjalankan tugasnya secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan etika yang berlaku.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga6 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita26 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita33 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita57 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending