Connect with us

Berita

Pertamina Luncurkan Bioavtur Berbahan Bakar Minyak Jelantah

PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan penerbangan perdana maskapai Pelita Air menggunakan bahan bakar pesawat ramah lingkungan SAF berbasis minyak jelantah.

Logompn

Published

on

Pertamina luncurkan bioavtur berbahan bakar minyak jelantah
Pertamina Luncurkan Bioavtur Berbahan Bakar Minyak Jelantah | Gambar: Instagram/@pertamina

MPN Indonesia 21 Agustus 2025 - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meluncurkan penerbangan perdana maskapai Pelita Air yang menggunakan bahan bakar pesawat ramah lingkungan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah atau used cooking oil (UCO).

Uji coba penerbangan yang dioperasikan Pelita Air dengan rute Jakarta-Bali ini dilakukan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta pada Rabu (20/8).

Penerbangan ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi pengembangan SAF oleh Pertamina yang memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai bahan baku utama.

Dengan begitu, peluncuran ini menjadi langkah nyata Pertamina dalam mendorong ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat pencapaian target transisi energi bersih di sektor penerbangan nasional.

SAF dari Minyak Jelantah Dorong Ekonomi dan Kurangi Emisi

Direktur Utama PPN, Mars Ega Legowo Putra menyatakan bahwa pengembangan SAF dari minyak jelantah ini membawa dampak signifikan bagi masyarakat.

Lewat penggunaan limbah minyak goreng bekas, nantinya akan tercipta nilai ekonomi baru bagi masyarakat melalui ekonomi sirkular.

“Bahan baku SAF berasal dari minyak jelantah yang dikumpulkan masyarakat, mulai dari restoran, rumah tangga, hingga usaha kecil. Dengan cara ini, pengembangan ekosistem Pertamina SAF tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (21/8).

Tak hanya itu, Pertamina menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mencapai swasembada energi nasional karena bahan bakar alternatif ini berperan dalam menurunkan emisi karbon di sektor penerbangan.

Selain itu, SAF dari UCO berpotensi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menjawab tantangan pengelolaan limbah domestik di masyarakat.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Tahap Baru Korupsi Pertamina, Kejagung Serahkan 9 Tersangka ke JPU

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending