Connect with us

Berita

Polda Metro Jaya bakal Gelar Operasi Sikat Jaya, Ini Sasaran Utamanya!

Polda Metro Jaya menggelar Operasi Sikat Jaya 2025 selama 24 November–8 Desember untuk memberantas kasus kriminal.

Logompn

Published

on

Polda metro jaya bakal gelar operasi sikat jaya, ini sasaran utamanya!
Operasi Sikat Jaya 2025. Gambar: Instagram/@poldametrojaya

MPN Indonesia 25 November 2025 - Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Sikat Jaya 2025 yang akan berlangsung selama 15 hari, mulai dari 24 November hingga 8 Desember 2025.

Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan tujuan utama menanggulangi kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Fokus Utama Operasi Sikat Jaya 2025

Fokus utama dari Operasi Sikat Jaya 2025 meliputi lima jenis kejahatan, yakni:

  • Pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat), terutama yang menggunakan senjata api atau senjata tajam.
  • Pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
  • Aksi premanisme dan kejahatan jalanan (street crime).
  • Perjudian.
  • Prostitusi.

Operasi ini mengedepankan dua pendekatan, yakni penegakan hukum (gakkum) serta upaya preventif.

Dalam keterangannya, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan.

“Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” tulis akun resmi @poldametrojaya, dikutip MPN Indonesia, Selasa (25/11).

Penanganan Fokus pada Kasus Kejahatan

Operasi Sikat Jaya merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi kebijakan publik melalui penguatan fungsi kepolisian dalam memberantas tindak kriminal.

Selama masa operasi, penanganan terhadap kasus akan difokuskan pada pelaku kejahatan yang dinilai berisiko tinggi dan mengganggu stabilitas keamanan publik.

Polda Metro Jaya memastikan pelaksanaan operasi ini akan dilakukan secara intensif di berbagai titik strategis, termasuk kawasan permukiman, jalan umum, terminal, dan lokasi publik lainnya yang berpotensi menjadi tempat terjadinya tindak kriminal.

Baca Juga:  Taiwan Terbitkan Visa Baru, Turis Bisa Tinggal hingga 6 Bulan

(AKM/NID/RAD)

Trending