Connect with us

Berita

Polda Metro Periksa 3 Saksi KAI Daop 1 Manggarai soal Kecelakaan KRL Bekasi

Polda Metro Jaya periksa tiga saksi PT KAI Daop 1 Manggarai terkait kecelakaan taksi online, KRL, dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Bekasi.

Logompn

Published

on

Polda Metro Periksa 3 Saksi KAI Daop 1 Manggarai soal Kecelakaan KRL Bekasi
Konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Jumat (8/5). Gambar: MPN Indonesia/Akmal

MPN Indonesia 8 Mei 2026 - Polda Metro Jaya memeriksa tiga saksi dari PT KAI Daop 1 Manggarai terkait penyelidikan kecelakaan antara taksi online dengan Kereta Rel Listrik (KRL) yang terjadi di wilayah Tambun, Bekasi, pada Jumat (8/5).

Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk mendalami unsur teknis operasional perkeretaapian serta pihak-pihak yang berkaitan dengan operasional kendaraan taksi online dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan lanjutan difokuskan pada aspek teknis perkeretaapian, instansi terkait, hingga operasional kendaraan taksi online yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Pada hari ini, Jumat, 8 Mei 2026, penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi dari PT KAI Daop 1 Manggarai, Jakarta Pusat,” ujar Budi Hermanto dalam konferensi pers pada Jumat (8/5).

Ia menambahkan, proses penyelidikan dilakukan secara simultan dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan rangkaian kecelakaan, termasuk kecelakaan kereta yang berdampak pada perjalanan KRL di lintas Bekasi.

“Sampai saat ini proses masih berjalan, dan secara simultan penyidik Polda Metro Jaya, Puslabfor Bareskrim Polri bersama KNKT seiring sejalan melakukan pendalaman sesuai dengan tugas pokok masing-masing,” kata Budi.

Pemeriksaan Saksi dari PT KAI dan Perusahaan Taksi Online

Tiga saksi dari PT KAI Daop 1 Manggarai yang diperiksa meliputi AP selaku Kepala Sintal (Sinyal dan Telekomunikasi), CN selaku Petugas Pengawas Selatan, serta MAH selaku Customer Service on Train Kereta Api Listrik.

Pemeriksaan terhadap ketiganya dilakukan untuk mendalami sistem operasional dan teknis perkeretaapian saat kecelakaan terjadi.

Baca Juga:  KRL Manggarai-Bogor Anjlok Usai Tabrak Mobil, Penumpang Dievakuasi Selamat

Selain dari internal PT KAI Daop 1 Manggarai, penyidik juga telah mengambil keterangan dari sejumlah pihak PT Hans SM Green and Smart Mobility Indonesia yang berkaitan dengan operasional taksi online.

Sejumlah saksi dari perusahaan tersebut yang telah diperiksa antara lain KS selaku Driver Recruitment Manager, MI selaku bagian pelatihan sopir, BM selaku Repair and Maintenance Control Manager, SF selaku Department Manager Operasional Bekasi, serta RR selaku pengemudi taksi online yang pertama kali tertabrak oleh Kereta Api Listrik.

Pendalaman Kronologi Kejadian

Dalam rangka mengungkap kronologi peristiwa, penyidik juga meminta keterangan dari Kapusdal Daop 1 terkait operasional perjalanan kereta api pada hari kejadian.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui alur kejadian sejak awal kecelakaan hingga terjadinya tabrakan lanjutan.

“Tadi sudah kami sampaikan ada pemeriksaan kepada Kapusdal Daop 1 tentang bagaimana operasional perkeretaapian di hari itu. Mulai dari awal kejadian sampai dengan terjadilah temper antara kereta api listrik dengan taksi online,” ujar Budi Hermanto.

Setelah kecelakaan awal antara taksi online dan KRL terjadi, terdapat antrean kereta api listrik di jalur tersebut.

Dalam kondisi tersebut, kemudian terjadi tabrakan lanjutan yang melibatkan KRL dengan Kereta Argo Bromo Anggrek.

“Setelah itu ada kereta listrik yang mengantre karena terjadi kecelakaan, yang kemudian ditemper oleh Kereta Argo Bromo Anggrek,” kata Budi.

Pendalaman Sistem Peringatan

Selain memeriksa saksi dan mendalami kronologi, Polda Metro Jaya bersama Puslabfor Bareskrim Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga melakukan pendalaman terhadap sistem peringatan dan komunikasi operasional saat kecelakaan berlangsung.

Pemeriksaan difokuskan pada kemungkinan adanya kendala pada early warning system, voice logger, hingga informasi yang disampaikan pengawas menara kepada masinis Kereta Argo Bromo Anggrek.

Baca Juga:  Polisi Ungkap 1.449 Kejahatan Jalanan selama April-Juni 2025, 1.597 Pelaku Ditangkap

Pendalaman terhadap sistem tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat gangguan teknis atau kendala komunikasi yang berkontribusi terhadap kecelakaan kereta dan insiden lanjutan yang terjadi di jalur tersebut.

Polda Metro Jaya menyatakan tetap menghormati proses investigasi yang dilakukan KNKT terkait dua peristiwa yang sedang didalami, yakni kecelakaan antara taksi online dengan KRL serta insiden lanjutan antara KRL dan Kereta Argo Bromo Anggrek di lintas Bekasi yang terhubung dengan stasiun bekasi timur.

Proses penyelidikan kecelakaan ini masih berlangsung dengan melibatkan seluruh pihak terkait guna mengungkap rangkaian peristiwa kecelakaan, termasuk kecelakaan kereta yang berdampak pada operasional KRL di wilayah Bekasi.

(ELG/NID/RAD)

Trending