Connect with us

Berita

Puncak Ibadah Haji 2025 Selesai, Menag Minta Maaf atas Kendala yang Dialami Jemaah

Nasaruddin Umar minta maaf atas sejumlah kendala yang dialami oleh jemaah haji Indonesia.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 12t095154.638
Menag Nasaruddin Umar saat beri keterangan pers, Selasa (10/6) | Gambar: Kemenag

MPN Indonesia 12 Juni 2025 - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas sejumlah kendala yang dialami oleh jemaah haji Indonesia selama fase puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang telah resmi selesai.

Nasaruddin menegaskan bahwa meskipun secara umum proses berjalan dengan baik, terdapat beberapa catatan penting yang menjadi perhatian Kementerian Agama.

“Alhamdulillah seluruh tahapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina sudah selesai. Kita bersyukur tahapan Armuzna berjalan dengan baik. Seluruh jemaah haji Indonesia telah mengikuti wukuf di Arafah,” ujar Nasaruddin saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/6).

Kendala Jemaah Haji

Nasaruddin mengakui adanya sejumlah kendala seperti keterpisahan jemaah di hotel Makkah, masalah penempatan tenda di Arafah, serta keterlambatan proses evakuasi di Muzdalifah.

Saat proses evakuasi di Muzdalifah, kemacetan menyebabkan keterlambatan sekitar 40 menit dari target.

“Saya selaku Amirulhaj dan Menteri Agama menyampaikan permohonan maaf. Kemacetan dan keterlambatan proses evakuasi di Muzdalifah ini tidak hanya dialami oleh jemaah haji Indonesia, tapi juga negara lainnya yang melintas pada jalur taraddudi yang sama,” jelas Nasaruddin.

Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025

Meski terdapat kendala, Nasaruddin Umar menyoroti bahwa penyelenggaraan haji 2025 tetap menunjukkan perbaikan.

Ia sependapat dengan pernyataan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi M. Taufiq Alrabiah serta Wakil Gubernur Makkah Pangeran Saud bin Mish’al mengenai peningkatan kualitas layanan tahun ini.

“Alhamdulillah angka kematian sampai saat ini juga lebih rendah. Semoga kondisi ini akan terus berlangsung hingga seluruh jemaah haji kembali ke negara masing-masing,” ucap Nasaruddin.

Fasilitas infrastruktur, ketersediaan air, serta layanan kesehatan dinilai lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Cegah Jemaah Haji Ilegal, Arab Saudi Siapkan Pengawasan Ketat dengan Drone

Pemulangan Jemaah Haji Indonesia

Saat ini, operasional haji 1446 H/2025 M telah memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air.

Gelombang pertama pemulangan berlangsung dari 11 – 25 Juni, dengan 266 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Namun, delapan kloter dijadwalkan pulang melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah.

“Hari ini, saya melepas keberangkatan jemaah kloter 1 embarkasi Makassar atau UPG 01 dari hotel mereka di wilayah Syisah ke Madinah. Alhamdulillah jemaah dalam keadaan sehat dan senang bisa menyelesaikan seluruh tahapan rangkaian haji-nya,” kata Nasaruddin.

(AKM/NID/RAD)

Trending