Berita
Reno, Anjing K-9 Gugur saat Cari Korban Bencana di Agam Sumbar
Reno, anjing pelacak K-9 Polda Riau, gugur saat menjalankan operasi SAR di Agam, Sumatra Barat. Anjing Belgian Malinois itu dimakamkan secara kedinasan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya dalam tugas kemanusiaan.
MPN Indonesia 3 Desember 2025 - Seekor anjing pelacak dari unit K-9 Polda Riau bernama Reno gugur saat menjalankan operasi kemanusiaan dalam pencarian korban bencana banjir dan longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
Peristiwa ini terjadi ketika Reno terlibat dalam Operasi Aman Nusa II di wilayah terdampak bencana alam.
Reno, anjing berjenis Belgian Malinois berusia 8 tahun 4 bulan, dinyatakan meninggal akibat kelelahan ekstrem dan cuaca buruk setelah beberapa hari bertugas di lokasi pencarian yang sulit dijangkau tim darat.
Sebagai anjing K-9 spesialis Search and Rescue (SAR), Reno telah terlibat dalam berbagai operasi pencarian sebelum diterjunkan ke titik bencana di Agam.
Saat menjalankan tugas, kondisi Reno menurun drastis hingga akhirnya tidak tertolong.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Polda Riau melalui akun Instagram resmi @humaspolda_riau pada Senin (1/12).
“Satwa K9 Reno Belgian Malinois, usia 8 tahun 4 bulan, spesialis SAR gugur dalam tugas negara saat melaksanakan operasi kemanusiaan di Kabupaten Agam, Sumatra Barat,” tulis unggahan tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (3/12).
Pemakaman Kedinasan dan Penghormatan Terakhir
Sebagai bentuk penghormatan, Reno dimakamkan secara kedinasan oleh Polda Riau.
Upacara pemakaman dipimpin oleh Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Syahrial M Abdi, dan dihadiri pasukan Polsatwa Polda Riau serta jajaran personel Polda Sumbar.
Jenazah Reno ditutupi bendera Merah Putih sebelum dimakamkan, sementara seluruh personel berdiri tegap mengikuti prosesi.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, menyampaikan rasa duka atas gugurnya Reno.
“Reno gugur dalam tugas negara saat membantu operasi kemanusiaan di Kabupaten Agam. Dedikasinya patut diteladani. Kami seluruh keluarga besar Polda Riau menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam,” ujar Kombes Anom dalam keterangannya, Selasa (2/12).
Kombes Syahrial menegaskan pentingnya peran satwa K-9 dalam berbagai operasi kepolisian.
“Sebagai bentuk penghormatan, Satwa K9 Reno dimakamkan secara kedinasan. Reno adalah bagian dari keluarga besar Polda Riau, pengabdiannya tercatat sebagai kehormatan bagi institusi Polri,” tuturnya.
Dalam unggahan resmi @humaspolda_riau juga disebutkan, “Reno bukan sekadar satwa K9. Ia adalah prajurit setia yang mengabdi hingga napas terakhir.”
Kepergian Reno menjadi duka bagi tim penyelamat di Agam dan akan dikenang sebagai bagian dari sejarah dunia SAR Indonesia.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
