Berita
Revitalisasi JPO Tipar Cakung Dimulai, Pemprov DKI Fokus Perbaiki Relling Demi Keselamatan Warga
Pemprov DKI Jakarta mulai revitalisasi JPO Tipar Cakung untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki, fokus pada pemasangan relling di tahap awal.
MPN Indonesia 29 April 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tipar Cakung di kawasan Jakarta Timur pada Senin (28/4/).
Langkah ini diambil untuk memperbaiki kondisi JPO yang sebelumnya mengalami kerusakan, khususnya pada bagian relling yang hilang, sehingga membahayakan pengguna jalan.
Revitalisasi ini dilaksanakan guna memastikan keselamatan pejalan kaki yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Fokus Perbaikan pada Relling
Pada tahap awal, revitalisasi JPO Tipar Cakung hanya berfokus pada pemasangan relling atau pegangan di sisi jembatan.
Menurut Firmansyah, anggota Satgas Bina Marga Kecamatan Cakung, pemasangan relling dilakukan untuk memberikan pegangan kepada pejalan kaki yang melintasi JPO, sehingga mereka dapat menyeberang dengan aman.
“Saat ini (revitalisasi) hanya pemasangan relling saja agar ada pegangan untuk warga saat menggunakan JPO jadi tidak bahaya,” ujar Firmansyah kepada MPN Indonesia di Jakarta Timur, pada Senin (28/4).
Pemasangan atap dan komponen lainnya masih menunggu ketersediaan vendor yang ditunjuk oleh Pemprov Jakarta.
Dengan langkah ini, keselamatan menjadi prioritas utama sambil menunggu perbaikan lebih lanjut.
Revitalisasi Bertahap di Empat Titik
Tidak hanya JPO Tipar Cakung, Pemprov Jakarta juga berencana melakukan revitalisasi pada tiga JPO lain di sepanjang Jalan Bekasi-Cakung.
Firmansyah menjelaskan bahwa perbaikan akan difokuskan pada bagian relling untuk semua JPO tersebut.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap, satu jembatan selesai sebelum melanjutkan ke jembatan berikutnya.
“Ada 4 JPO sementara yang direvitalisasi di jalan ini, tapi ya itu pengerjaannya hanya pada bagian relling saja. Kita kerjakan ini secara bertahap, satu kelar baru ke JPO berikutnya. Untuk waktunya tidak bisa diprediksi, tergantung kerusakan pada relling yang ada,” kata Firmansyah.
Pendekatan bertahap ini mempertimbangkan tingkat kerusakan yang bervariasi di setiap JPO, sehingga durasi pengerjaan tidak dapat ditentukan secara pasti.
Harapan dan Dukungan dari Warga
Warga di sekitar kawasan Tipar, Cakung menyambut baik langkah revitalisasi ini.
Mereka menganggap keberadaan JPO sangat penting untuk mendukung aktivitas harian mereka, meskipun di sekitar lokasi terdapat zebra cross.
“Warga sih masih mengharapkan JPO itu tetap masih ada, makanya saya setuju ada perbaikan pada JPO ini. Warga tiap hari masih banyak yang gunakan JPO ini, saya tahu karena warung saya ada dekat JPO,” ungkap Rio, salah seorang warga Cakung.
Selain itu, Rio juga menyoroti kemungkinan hilangnya komponen besi pada JPO akibat aksi pencurian yang mungkin terjadi pada malam hari.
“Saya sih sebagai warga masih ingin JPO itu ada dan dapat difungsikan. Kalau besi-besi yang hilang saya kurang tahu, tapi bisa saja mereka melakukan pencurian pada malam hari,” tambah Rio.
(ARI/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
