Connect with us

Berita

Ribuan Petani Bakal Gelar Unjuk Rasa di DPR RI pada 24 September 2025

12.000 petani dari 139 organisasi akan menggelar demonstrasi besar di depan Gedung DPR RI bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional.

Logompn

Published

on

Ribuan petani bakal gelar unjuk rasa di dpr ri pada 24 september 2025
Ribuan Petani Bakal Gelar Unjuk Rasa di DPR RI pada 24 September 2025 | Gambar: Instagram/@tanahuntukrakyat

MPN Indonesia 22 September 2025 - Sekitar 12.000 petani dari 139 organisasi akan menggelar demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPR RI pada Rabu (24/9), bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional.

Aksi massa ini digelar sebagai bentuk desakan terhadap pemerintah agar segera menyelesaikan 24 masalah struktural agraria serta merealisasikan sembilan langkah perbaikan yang telah lama disuarakan.

Demonstrasi ini diinisiasi oleh berbagai kelompok petani dari wilayah Jawa Barat dan Banten, seperti Serikat Petani Pasundan, Serikat Petani Majalengka, Serikat Pekerja Tani Karawang, dan lainnya dengan melibatkan mahasiswa, buruh, serta organisasi masyarakat sipil.

Selain di Jakarta, sebanyak 13.000 orang dari organisasi petani lainnya juga akan melakukan aksi serentak di berbagai daerah, termasuk Aceh Utara, Medan, Palembang, Jambi, Bandar Lampung, Semarang, Blitar, Jember, Makassar, Palu, Sikka, Kupang, dan Manado.

Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Agraria

Menurut organisasi masyarakat sipil, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika menyatakan bahwa demonstrasi ini merupakan respons atas kegagalan pemerintah selama 65 tahun pelaksanaan Undang-Undang Pokok Agraria 1960.

Dalam unggahan di Instagram @tanahuntukrakyat pada Sabtu (20/9), mereka mendesak presiden dan DPR RI untuk menyelesaikan konflik agraria.

“Mendesak Presiden dan DPR RI menyelesaian konflik agraria dan merombak ketimpangan penguasaan tanah dengan membentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria dan mengesahkan RUU Reforma Agraria untuk memastikan reforma agraria sejati berjalan sesuai dengan UUPA 1960,” tulis pernyataan tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Senin (22/9).

Sekretaris Jenderal KPA, Dewi Kartika dalam keterangan tertulisnya juga menyoroti Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang dibentuk selama pemerintahan Presiden Joko Widodo gagal memenuhi mandatnya.

Baca Juga:  Pemerintah akan Beri Insentif untuk Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri di Aceh Utara

Dewi menilai GTRA hanya menghabiskan anggaran negara tanpa hasil konkret dalam penyelesaian konflik agraria.

Ketimpangan Kepemilikan Tanah jadi Sorotan

Dalam unggahan Instagram, KPA menjelaskan bahwa ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia semakin memburuk, di mana 1 persen kelompok elit menguasai 58 persen tanah dan sumber daya, sementara 99 persen sisanya berebut sisa lahan.

Selama periode 2015–2024, tercatat 3.234 konflik agraria terjadi dengan total luas 7,4 juta hektar, berdampak pada sekitar 1,8 juta keluarga yang kehilangan tanah dan mata pencaharian.

Konflik tersebut dipicu oleh berbagai proyek skala besar yang dinilai merampas hak-hak petani dan masyarakat adat, seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), food estate, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga militerisasi pangan.

“Proyek-proyek tersebut terus meluas ke kampung-kampung dan desa, merampas tanah petani dan wilayah adat, menutup akses ke laut dan wilayah tangkapnya akibat sudah dikapling-kapling para pengusaha,” ungkap Dewi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga6 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita25 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita32 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita57 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending