Berita
Sebanyak 81 Pekerja Migran Indonesia Korban TPPO asal Bangka Belitung Tertahan di Perbatasan Myanmar-Thailand
81 pekerja migran Indonesia asal Kepulauan Bangka Belitung tertahan di perbatasan Myanmar dan Thailand, tepatnya di wilayah Myawaddy.
Bangka Belitung, MPN Indonesia 9 Maret 2025 - Sebanyak 81 pekerja migran Indonesia asal Kepulauan Bangka Belitung saat ini tertahan di perbatasan Myanmar dan Thailand, tepatnya di wilayah Myawaddy.
Mereka diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah awalnya dijanjikan pekerjaan di negara lain.
Pemerintah setempat tengah berupaya memulangkan mereka dengan biaya yang diperkirakan mencapai Rp 27 juta per orang.
Upaya Pemulangan dan Koordinasi Pemerintah
Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menyatakan bahwa pemulangan pekerja migran akan dilakukan secara bertahap.
Dari total 500 pekerja migran Indonesia yang berada di Myanmar, 81 orang di antaranya berasal dari Bangka Belitung.
“Pihak Kementerian menyampaikan bahwa kondisi mereka saat ini baik,” ujar Didit pada Jumat (7/3), dikutip MPN Indonesia dari Kompas.
Saat ini, pemerintah daerah Bangka Belitung tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengatasi pembiayaan pemulangan.
Didit menekankan bahwa semua pihak harus bersatu untuk membantu para pekerja migran yang terjebak di daerah konflik.
“Warga Babel ini adalah saudara kita yang harus diselamatkan,” tegasnya.
Masyarakat Diminta Hati-Hati
Didit mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja dari agen tenaga kerja yang tidak resmi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, para pekerja migran awalnya dijanjikan pekerjaan di Malaysia, Thailand, atau Filipina, tetapi justru dibawa ke Myanmar.
“Waspadalah dan pastikan agen perekrut memiliki izin resmi,” tambah Didit.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Bangka Belitung, Elius Gani menambahkan bahwa banyak pekerja migran yang terjebak karena berangkat melalui jalur tidak resmi usai tergiur iming-iming gaji besar.
“Informasi dari mulut ke mulut kemudian berangkat. Ada yang sudah 10 bulan di sana. Laporannya memang ada sindikat judi online,” ujarnya.
Dua Korban Berhasil Dipulangkan
DPRD dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat proses pemulangan pekerja migran yang tersisa.
“Kami mohon keluarga korban bersabar. DPRD dan Pemprov Babel berupaya maksimal mencari solusi terbaik,” ujar Didit.
Dalam waktu dekat, pihak DPRD juga berencana mengundang keluarga korban untuk memberikan informasi lebih lanjut terkait kondisi dan perkembangan proses pemulangan agar mereka tidak merasa cemas.
Hingga saat ini, dua pekerja migran asal Bangka Belitung, Reza dan Yulian, telah berhasil dipulangkan dan tengah menjalani trauma healing di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus, Jakarta.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
