Connect with us

Viral

Kapten Kapal MT Honour Menangis dan Minta Maaf ke Keluarga 5 Korban yang Meninggal Disandera Perompak Malaysia

Kapten MT Honour 25 Ashari Samadikun meminta maaf kepada keluarga lima kru yang meninggal selama penyanderaan perompak Somalia.

Actress 1299250

Published

on

Kapten Kapal MT Honour Menangis dan Minta Maaf ke Keluarga 5 Korban yang Meninggal Disandera Perompak Malaysia
Kapten Kapal MT Honour Menangis dan Minta Maaf ke Keluarga 5 Korban yang Meninggal Disandera Perompak Malaysia. Gambar: Dok Kemlu

MPN Indonesia 7 Oktober 2026 - Kapten kapal MT Honour 25, Ashari Samadikun, meminta maaf kepada keluarga lima kru yang meninggal selama penyanderaan perompak Somalia.

Ashari menyampaikan permintaan maaf setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10).

“Saya selaku kapten, memohon maaf sebesar-besarnya kepada kelima keluarga kru saya yang telah meninggal,” ujar Ashari kepada awak media.

Ashari mengaku tidak berhasil memenuhi janjinya untuk membawa seluruh kru kembali dalam keadaan selamat.

“Saya tidak bisa menepati janji saya membawa semua kru saya dengan keadaan selamat. Saya memohon maaf sebesar-besarnya,” ucapnya.

Kapten Kapal MT Honour Ceritakan Penyanderaan Perompak Somalia

MT Honour 25 membawa 17 ABK ketika disandera perompak di perairan sekitar Hafun, Somalia.

Dari 17 ABK tersebut, empat orang merupakan warga negara Indonesia. Seluruh WNI dinyatakan selamat, sedangkan lima ABK warga negara asing meninggal dunia.

Empat WNI yang berada di kapal tersebut terdiri atas:

  • Ashari Samadikun, kapten kapal asal Kabupaten Gowa.
  • Adi Faizal, 2nd Officer asal Kabupaten Bulukumba.
  • Wahudinanto, Chief Officer asal Pemalang.
  • Fiki Mutakin, kru asal Bogor.

Keempat WNI tersebut kemudian berhasil dibebaskan dari penyanderaan. Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.42 WIB pada Selasa (6/10).

Keluarga menyambut kepulangan mereka dengan pelukan setelah para kru tiba di bandara. Salah satu anggota keluarga dilaporkan pingsan saat menyambut kedatangan mereka.

Salah satu WNI yang kembali ke Indonesia juga terlihat menggunakan kursi roda. Pemerintah memastikan proses perawatan kesehatan para kru setelah penyanderaan tetap berjalan.

Baca Juga:  Dokter Gaza Disiksa Israel di Bawah Tanah sejak 2024, Berat Badan Turun hampir 50%

Ashari Hubungi KBRI Nairobi Saat Penyanderaan Perompak

Ashari mengatakan kesempatan pertama untuk menghubungi pihak di luar kapal digunakan untuk mengontak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Nairobi.

Kontak tersebut dilakukan pada hari pertama ketika ia mendapatkan kesempatan berkomunikasi.

“Di mana hari pertama saya mendapatkan kesempatan untuk menghubungi di luar kapal, yaitu yang pertama saya hubungi adalah Kedutaan Besar Nairobi,” ujarnya.

Ashari juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan selama proses pembebasan.

Setelah proses pembebasan selesai, Ashari bersama tiga WNI lainnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing.

Penyanderaan kapal di perairan Somalia tersebut menjadi salah satu peristiwa yang berkaitan dengan keamanan pelayaran dan hukum internasional.

Pemerintah Pastikan Pemulihan Kru MT Honour 25

Menko PMK Sugiono menyampaikan pemerintah akan memastikan perawatan kesehatan bagi para WNI setelah mereka kembali ke Indonesia.

Pemulihan mencakup kondisi fisik dan mental setelah menjalani penyanderaan di Somalia.

“Pada kesempatan ini, saya selaku Menko PMK ingin memastikan bahwa kelanjutan dari proses ini di mana perawatan kesehatan bagi saudara-saudara kita ini juga bisa terlaksana dengan baik,” ujar Sugiono dikutip MPN Indonesia dari Kemenko PMK, Rabu (7/10).

Sugiono juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam proses pembebasan dan pemulangan para WNI.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, seluruh Anggota Komisi I DPR RI, KBRI Nairobi, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembebasan dan pemulangan saudara-saudara kita,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD) 



Trending