Connect with us

Berita

Siapa Pemilik Hibisc Fantasy Puncak? Tempat Wisata yang Dibongkar Dedi Mulyadi karena Langgar Aturan

Hibisc Fantasy dikelola PT Jaswita Lestari Jaya (JLJ), anak perusahaan PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar (Perseroda).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 07t141153.788
Pemilik Hibisc Fantasy Puncak | Gambar: Hibisc Fantasy Puncak

MPN Indonesia 7 Maret 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membongkar tempat wisata Hibisc Fantasy di Puncak, Bogor, karena dianggap melanggar aturan alih fungsi lahan, Kamis (6/3).

Menurut Dedi, wisata tersebut hanya memiliki izin membangun lahan seluas 4.800 meter persegi, tapi pada kenyataannya, Hibisc Fantasy dibangun hingga 15.000 meter persegi.

Selain masalah perizinan, keberadaan wisata Hibisc Fantasy juga disebut-sebut berkontribusi terhadap bencana banjir di kawasan tersebut.

Pemilik Hibisc Fantasy Puncak

Hibisc Fantasy Puncak dikelola oleh PT Jaswita Lestari Jaya (JLJ), anak perusahaan dari PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar (Perseroda).

PT Jaswita Jabar sendiri merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Direktur PT Jaswita Jabar, Wahyu Nugroho Heru Cahyo mengonfirmasi bahwa JLJ bertanggung jawab atas pengelolaan wisata tersebut.

Selain itu, JLJ juga bermitra dengan PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN 8) dalam pengelolaan tempat wisata ini.

“Objek wisata tersebut dikelola oleh Jaswita Lestari Jaya bekerja sama dengan mitranya dan PTPN 8,” ungkap Wahyu Rabu (5/3) dikutip MPN Indonesia dari DetikJabar.

Sejarah Kepemilikan PT Jaswita Lestari Jaya

PT Jaswita Lestari Jaya didirikan pada 8 Februari 2018 dengan modal dasar sebesar Rp60 miliar.

Struktur kepemilikan saham perusahaan ini mengalami beberapa perubahan sejak pendiriannya.

Awalnya, PT Jaswita Jabar memegang 70 persen saham dengan valuasi Rp10,5 miliar. Sisanya dimiliki oleh PT Lestari Abadi Mandiri 29 persen dan PT Anugrah Jaya Agung 1 persen.

Pada 23 September 2021, total nilai saham menyusut menjadi Rp7,5 miliar, dengan PT Bajo Tibra Juara mengambil alih 30 persen saham.

Baca Juga:  Warga Ikut Bongkar Paksa Wisata Hibisc Puncak usai Diduga jadi Penyebab Banjir

Pada 23 September 2022, nilai saham kembali turun menjadi Rp3,93 miliar, tetapi PT Jaswita Jabar tetap memiliki 70 persen saham, sementara Bajo Tibra Juara menguasai sisanya.

Saat ini, PT Jaswita Lestari Jaya dipimpin oleh Direktur Utama R. Ridha Wirahman P., dengan Hendra Guntara sebagai Komisaris Utama.

(AKM/NID/RAD)

Trending