Connect with us

Berita

Turun ke CFD, KUA Beri Konsultasi Perkawinan Gratis dan Ajak Warga Nikah

KUA Kabupaten Pati menggelar sosialisasi Gas Nikah di CFD Alun-Alun Pati. Edukasi pencatatan nikah dan konsultasi gratis ini viral di media sosial.

Logompn

Published

on

Turun ke cfd, kua beri konsultasi perkawinan gratis dan ajak warga nikah
Turun ke CFD, KUA Beri Konsultasi Perkawinan Gratis dan Ajak Warga Nikah. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@kemenagkabpati

Jawa Tengah, MPN Indonesia 31 Desember 2025 - Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Pati menggelar sosialisasi bertajuk Gas Nikah atau Gerakan Sadar Pencatatan Nikah dan Konsultasi Perkawinan di area Car Free Day (CFD) Alun-Alun Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Minggu (21/12).

Kegiatan ini dilakukan dengan membuka stan layanan konsultasi gratis sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak menunda pernikahan yang tercatat secara resmi.

Aksi tersebut menarik perhatian publik setelah diunggah melalui akun Instagram resmi @kemenagkabpati pada Senin (22/12) dan menjadi viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, tampak petugas KUA memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pencatatan nikah serta kesiapan membangun rumah tangga yang sah secara hukum.

Edukasi Pencatatan Nikah di Ruang Publik

Kegiatan Gas Nikah dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Muhammad Ahsin.

Kegiatan ini melibatkan penyuluh agama Islam, perwakilan KUA se-Kabupaten Pati, serta masyarakat umum yang hadir di kawasan CFD.

Petugas KUA memberikan penjelasan bahwa pernikahan yang tercatat secara resmi memberikan perlindungan hukum bagi pasangan suami istri maupun anak-anak.

Selain itu, masyarakat juga mendapat pemahaman bahwa pernikahan tidak hanya sebatas prosesi akad, tetapi juga mencakup kesiapan mental, ekonomi, dan tanggung jawab dalam membina rumah tangga.

“Kami mengucapkan terima kasih atas tingginya antusiasme masyarakat Pati terhadap kegiatan Gas Nikah ini. Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan pemahaman tentang pentingnya pencatatan nikah sekaligus membuka layanan konsultasi perkawinan dan informasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM,” ujar Muhammad Ahsin dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @kemenagkabpati, Kamis (25/12).

Baca Juga:  Tak Terima Ditegur Saat Lawan Arah, Driver Ojol Ini Malah Ngamuk

Layanan Konsultasi dan Informasi untuk Masyarakat

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Pati sebagai upaya mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif di ruang terbuka dan media sosial.

Melalui kegiatan ini, KUA hadir memberikan layanan secara langsung dan transparan.

Masyarakat yang datang dapat berkonsultasi mengenai syarat dan prosedur pernikahan, kesiapan membangun rumah tangga, serta berbagai persoalan perkawinan.

Selain itu, tersedia pula layanan informasi terkait sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Petugas KUA menegaskan bahwa ajakan menikah yang disampaikan dalam kegiatan ini bukan bentuk paksaan, melainkan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya pencatatan nikah yang sah secara hukum dan manfaatnya dalam jangka panjang.

Kegiatan Akan Dilakukan Berkelanjutan

Kementerian Agama Kabupaten Pati menilai kegiatan Gas Nikah memberikan dampak langsung bagi masyarakat sehingga akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan karena memiliki dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk menghadirkan layanan yang mudah diakses dan responsif di tengah masyarakat,” tutup Muhammad Ahsin.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Pati berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi semakin meningkat dan potensi masalah hukum maupun sosial akibat pernikahan tidak tercatat dapat diminimalkan.

(AKM/NID/RAD)

Trending