Connect with us

Berita

Update Korban Longsor Banjarnegara, 16 Orang Belum Ditemukan

Tim SAR masih mencari 16 korban hilang dalam bencana longsor di Banjarnegara. Operasi melibatkan personel lintas daerah, alat berat, dan anjing pelacak.

Logompn

Published

on

Update korban longsor banjarnegara, 16 orang belum ditemukan
Update Korban Longsor Banjarnegara, 16 Orang Belum Ditemukan. Gambar : Dok. BPBD Kabupaten Grobogan

Jawa Tengah, MPN Indonesia 24 November 2025 - Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Hingga hari kedelapan, sebanyak 16 orang masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh petugas gabungan.

Operasi pencarian pada Minggu malam (23/11) pukul 20.30 WIB melibatkan berbagai elemen relawan dan petugas penanggulangan bencana alam.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan juga turut bergabung dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Personel dan Peralatan yang Terlibat

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi bpbd.grobogan.go.id, rombongan dari Grobogan terdiri dari 4 personel BPBD Grobogan, 1 personel Baznas, 1 personel Pramuka, 1 personel Bagana, 1 personel PNM, 1 personel Serang Rescue, dan 1 personel RAW.

Setibanya di lokasi, seluruh personel mengikuti apel gabungan untuk pembagian tugas yang dipimpin oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang, Budiono, S.E.

Pembagian Sektor Pencarian

Tim BPBD dan relawan Grobogan ditempatkan pada dua sektor. Sektor C2 berfokus pada suplai air dan pencarian dengan melibatkan 2 anggota TRC serta 3 relawan.

Sektor C3 bertugas melakukan pencarian, mengarahkan excavator, dan mendukung penggunaan anjing pelacak dengan formasi 2 anggota TRC dan 3 relawan.

Secara keseluruhan, tim SAR gabungan terbagi ke dalam enam Search and Rescue Unit (SRU).

Area operasi mencakup Sektor A yang terdiri dari Worksite A1 dan A2, Sektor B, serta Sektor C yang mencakup Worksite C1, C2, dan C3.

Operasi ini turut didukung oleh 24 unit excavator, 15 unit alkon, dan 6 ekor anjing pelacak K-9.

Baca Juga:  Oknum Polisi di Jateng Ditangkap usai Diduga Aniaya Istri Siri selama Dua Tahun

Data Korban dan Hasil Pencarian Sementara

Berdasarkan laporan posko SAR gabungan per Minggu (23/11) pukul 17.30 WIB (TW 1123 1730 G), hasil pencarian belum menunjukkan perkembangan baru di sejumlah sektor.

Sebanyak 50 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 12 orang ditemukan meninggal dunia, 3 bagian tubuh ditemukan, dan 16 orang masih dalam pencarian.

Kendala di Lapangan

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa kondisi medan menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan.

Dalam keterangan tertulis pada Senin (24/11), ia menjelaskan bahwa cuaca yang berubah-ubah serta area pencarian yang luas memperlambat proses pencarian.

“Cuaca yang tidak menentu, area pencarian yang sangat luas, sebagian tanah juga masih labil dan sebagian memiliki ketebalan material yang dalam, bahkan ada yang mencapai tebal 20 meter lebih jadi kendala kami dalam melakukan pencarian,” ujar Budiono.

Budiono menambahkan bahwa meskipun telah dikerahkan 23 unit alat berat, kondisi medan yang tidak stabil membuat operasional alat harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Selain itu, keberadaan embung yang berasal dari mata air di dekat area mahkota longsoran turut meningkatkan risiko longsor susulan sehingga menjadi perhatian utama tim SAR.

Kondisi Cuaca

Cuaca yang kurang bersahabat di lokasi longsor terus menghambat proses pencarian.

Budiono berharap kondisi cuaca segera membaik agar operasi dapat dilakukan lebih optimal.

Hingga saat ini, jumlah korban hilang yang masih dalam pencarian berjumlah 16 orang, sementara korban meninggal dunia yang telah ditemukan tercatat sebanyak 12 orang.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending