Connect with us

Berita

Anak Ogah Jemput, Lansia 69 Tahun Ini Nekat Lompat ke Laut di Pelabuhan Mamuju

Actress 1299250

Published

on

Anak Ogah Jemput, Lansia 69 Tahun Ini Nekat Lompat ke Laut di Pelabuhan Mamuju
Lansia lompat ke laut. Gambar : Dok. detik.com

MPN Indonesia 11 Oktober 2024 - Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Hernis (69) dilaporkan hilang setelah melompat ke laut dari atas kapal di perairan Mamuju, Sulawesi Barat.

Tindakan nekat tersebut dilakukan Hernis diduga akibat rasa sakit hati karena anaknya menolak untuk menjemputnya di pelabuhan tujuan.

Kejadian ini berlangsung pada Selasa malam (8/10) saat kapal yang ia tumpangi, Kapal Motor (KM) Laskar Pelangi, berlayar menuju Mamuju dari Kariango, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Peristiwa di Kapal KM Laskar Pelangi

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju mengonfirmasi peristiwa di daerah tersebut, dengan Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman Basir menjelaskan kepada wartawan bahwa korban melompat dari kapal sekitar pukul 22.09 WITA.

Menurut Herman, setelah kapal bersandar di Pelabuhan Mamuju pada pukul 23.30 Wita, polisi segera mengumpulkan keterangan dari para saksi mata yang ada di kapal untuk mendapatkan informasi terkait penyebab peristiwa tersebut.

Sebelum melompat, Hernis dilaporkan sempat bercerita kepada beberapa penumpang lain tentang perasaan sakit hatinya.

Disebutkan bahwa ia merasa kecewa dan sakit hati akibat anaknya yang enggan menjemputnya di Pelabuhan Simboro Mamuju.

“Dari hasil interogasi beberapa saksi, diduga korban sengaja melompat ke laut atau bunuh diri karena sakit hati kepada anaknya yang menolak menjemputnya di pelabuhan,” kata Herman.

Detik-detik Sebelum Hernis Terjun ke Laut

Rekaman CCTV yang diakses pihak berwenang menunjukkan detik-detik peristiwa mengerikan tersebut.

Di dalam rekaman, terlihat beberapa penumpang yang berada di luar kapal memandang ke arah laut saat malam mulai gelap.

Tiba-tiba, korban, Hernis, melompat dari sisi kapal, mengejutkan para penumpang yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Jasad yang Ditemukan di Pulau Enggano Identik dengan Kru ABK yang Bawa Lima Jurnalis

Kombes Pol Iskandar, Kapolresta Mamuju, melalui Kasi Humas Ipda Herman Basir, menjelaskan bahwa dalam rekaman terlihat Hernis duduk seorang diri di upper deck kapal, mengusap dadanya sambil melafalkan kalimat yang mengekspresikan kekecewaannya.

“Korban terlihat mengucapkan ‘Tidak apa-apa, sabar-sabar, anak durhaka’ berulang kali hingga akhirnya melompat ke laut,” ungkap Herman.

Pencarian Korban yang Hilang

Setelah laporan dibuat, Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian di lokasi tempat korban melompat.

Upaya pencarian yang dilakukan pada hari pertama, Rabu (9/10), belum membuahkan hasil.

Humas Kantor Basarnas Mamuju, Devis, menjelaskan kepada media bahwa pencarian hari pertama belum berhasil menemukan korban.

“Hasil pencarian di hari pertama nihil,” ungkap Devis pada Kamis (10/10), menandai belum adanya perkembangan dalam upaya pencarian.

Barang-barang milik Hernis, seperti tas, ATM, dan beberapa barang bawaan lain, telah diamankan pihak kepolisian di pos polisi pelabuhan.

Pihak berwenang terus melanjutkan pencarian dengan harapan dapat menemukan keberadaan Hernis di area perairan yang telah ditentukan.

Trending