Connect with us

Viral

Banjir di Perumahan Green Lavender Bekasi Mirip Ombak Laut, Warga Dievakuasi

Puluhan rumah warga di Perumahan Green Lavender, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir.

Logompn

Published

on

Banjir di perumahan bekasi mirip ombak laut, polisi evakuasi warga
Banjir di Perumahan Green Lavender Bekasi Mirip Ombak Laut, Warga Dievakuasi | Gambar: Instagram/dedimulyadi71

Jawa Barat, MPN Indonesia 24 Januari 2026 - Puluhan rumah warga di Perumahan Green Lavender, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir.

Wilayah itu terendam banjir sejak Kamis (22/1) sekitar pukul 19.30 WIB akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Ketinggian air pun bervariasi mulai dari 180 hingga 200 sentimeter. Dari video-video yang beredar di media sosial, tinggi banjir di perumahan itu bahkan memiliki gelombang.

“Banjir di Sukawangi Bekasi Kabupaten Bekasi bak ‘ombak di laut’, warga mengungsi,” tulis akun Instagram @infobekasi.

Petugas Evakuasi Warga

Menanggapi tingginya muka air di wilayah tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi dan petugas kepolisian turun tangan untuk mengevakuasi warga yang terdampak.

“Fokus utama operasi ini adalah penyelamatan warga yang terjebak di dalam hunian, dengan prioritas evakuasi diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sedang sakit,” kata BPBD Kabupaten Bekasi di Instagram resminya, Jumat (23/1).

Petugas menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga ke lokasi penampungan sementara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa banjir cukup tinggi merendam puluhan rumah.

“Yang terdampak itu warga di Perum Green Lavender RT 01 RW 02 Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Warga: Jadikan Lumbung Air Saja!

Dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, menurut pengakuan salah satu warga yang terdampak banjir, Jeki Juliadi (36), perumahan Green Lavender memang selalu langganan banjir.

Jeki mengatakan bahwa dirinya belum lima tahun menempati perumahan itu, namun sudah enam kali terdampak banjir.

“Kalau masih banjir terus saya mau pindah. Dan kalau tidak ada kejelasan, ini jadikan lumbung air saja, biar jadi kampung mati sekalian,” kata Jeki.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Kota dan Kabupaten Bekasi Ramadan 2026, Lengkap dengan Waktu Salat

“Selama ini tanggapan developer katanya sabar. Kalau tidak suka silakan pindah,” tambahnya.

Tanggapan Dedi Mulyadi

Usai video banjir di perumahan Green Lavender viral, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun buka suara.

Melalui Instagram pribadinya, Dedi membagikan ulang video banjir di Green Lavender.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pengembang kawasan hunian di Jawa Barat yang tidak bertanggung jawab terhadap proyek yang dibuatnya.

“Pemprov Jawa Barat akan bersikap tegas pada seluruh pengembang yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap proyek-proyek yang dibangunnya dan kemudian mendapat pasar yang relatif baik dengan janji kawasan nyaman, kawasan bebas banjir, dan sejenisnya. Tapi faktanya tidak sesuai dengan harapan,” kata Dedi Mulyadi, Sabtu (24/1).

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending