Connect with us

Viral

Bayi Diduga Baru Lahir 1 Jam Ditemukan dalam Paper Bag di Teras Rumah Pasutri yang Belum Punya Anak

Bayi perempuan diduga baru lahir ditemukan di teras rumah warga Karangampel, Kudus.

Logompn

Published

on

Temuan bayi
Bayi Diduga Baru Lahir 1 Jam Ditemukan dalam Paper Bag di Teras Rumah Pasutri yang Belum Punya Anak. Gambar: Dok. Ilustrasi Canva

Jawa Tengah, MPN Indonesia 13 Agustus 2026 - Bayi perempuan ditemukan di teras rumah, hebohkan warga Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Bayi tersebut diduga baru lahir sekitar satu jam sebelum ditemukan pada Selasa (11/8) pukul 22.30 WIB.

Bayi ditemukan di dalam paper bag atau tas kantong kertas yang diletakkan di sofa teras rumah pasangan suami istri Muhammad Khumaedi dan Solikhah.

Peristiwa itu terjadi saat Muhammad Khumaedi atau Humaidi bersama istrinya baru pulang dari kegiatan mengaji.

Awalnya, tas kertas tersebut dikira berisi berkat pengajian.

Saat tas dibuka, keduanya menemukan seorang bayi perempuan yang sedang tertidur.

Istri Humaidi kemudian berteriak sehingga warga sekitar berdatangan ke lokasi.

Bayi Diduga Baru Lahir Kurang dari 1 Jam

Humaidi menyatakan, bayi ditemukan dalam kondisi telah dibungkus selimut dan mengenakan sarung tangan.

“Kemungkinan, ya, orang yang naruh itu tahu saya belum dikaruniai anak. Kemudian naruh bayinya di rumah saya. Semalam juga banyak yang ingin mengadopsi,” ujar Humaidi, dikutip MPN Indonesia dari Kumparan.com pada Kamis (13/8).

Setelah ditemukan, bayi langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus untuk mendapatkan perawatan medis.

Direktur RSI Sunan Kudus, dr Ahmad Syaifuddin, menyampaikan bayi tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.30 WIB pada Selasa (11/8).

Pemeriksaan awal menunjukkan bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2,6 kilogram.

“Masih ada tali pusarnya panjang. Dimungkinkan baru lahir 30 menit sejak ditemukan di rumah warga. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada bayi,” kata Ahmad.

Selain itu, rumah sakit menyatakan kondisi umum bayi dalam keadaan sehat.

Baca Juga:  Mobil Nekat Terobos Banjir hingga Hanyut Terbawa Arus di Serpong

Meski demikian, observasi masih dilakukan karena bayi mengalami kekurangan asupan minum.

“Observasi masih kami lakukan karena bayi tersebut kurang minum. Dikhawatirkan terjadi pemburukan kondisi,” terangnya.

Saat ini bayi menjalani perawatan di ruang Perinatologi Risiko Tinggi (Peristi) setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Observasi masih dilakukan supaya kondisi bayi tersebut tidak drop. Apalagi bayinya kurang minum. Bayi tersebut terus dipantau oleh dokter anak,” imbuhnya.

Polisi Selidiki Pihak yang Meninggalkan Bayi

Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu, Iptu Junaedi, membenarkan adanya penemuan bayi di teras rumah warga Desa Karangampel.

“Saat ditemukan dibungkus selimut dimasukkan dalam kertas diletakkan di atas kursi depan rumah,” kata Junaedi, dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com pada Kamis (13/8).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi diduga lahir kurang dari satu jam sebelum ditemukan.

“Lahir normal itu diperkirakan lahir belum ada satu jam dari ditemukannya bayi tersebut,” ungkapnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada petunjuk-petunjuk lain dan bisa terungkapnya kasus tersebut,” katanya.

Petugas juga telah memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Namun, CCTV di rumah tetangga tidak mengarah ke jalan depan rumah tempat bayi ditemukan.

“(Rekaman) CCTV juga sudah kami minta, kami buka tidak ditemukan bukti petunjuk tersebut,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending