Connect with us

Berita

Kronologi Anggota Paskibraka yang Tewas Ditembak Polisi, Ternyata Anak Piatu Berprestasi

GR, siswa SMKN 4 Semarang yang juga anggota Paskibraka, tewas akibat tembakan polisi saat tawuran di Semarang Barat.

Actress 1299250

Published

on

Kronologi Anggota Paskibraka yang Tewas Ditembak Polisi, Ternyata Anak Piatu Berprestasi
Kronologi Anggota Paskibraka yang Tewas Ditembak Polisi, Ternyata Anak Piatu Berprestasi. Gambar : Kolase Instagram/@lambe_turah

MPN Indonesia 26 November 2024 - Seorang siswa SMK berinisial GR, yang dikenal sebagai anggota Paskibraka dan siswa berprestasi di SMKN 4 Semarang, tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan oleh seorang anggota polisi.

Kejadian ini terjadi pada dini hari, Minggu (24/11), di Semarang Barat, Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, memaparkan kronologi peristiwa tersebut dalam konferensi pers pada Senin (25/11).

Kronologi Penembakan

Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan bahwa insiden ini berawal dari laporan tiga kasus tawuran antargeng yang terjadi di Semarang pada hari kejadian.

Lokasi tawuran dilaporkan di Kecamatan Gayamsari, Semarang Utara, dan Semarang Barat.

Di setiap lokasi, polisi telah menetapkan beberapa tersangka dari masing-masing kelompok yang terlibat.

Di lokasi Semarang Barat, tawuran melibatkan dua geng, yaitu Geng Seroja dan Geng Tanggul Pojok, di mana GR menjadi salah satu anggotanya.

Saat kedua kelompok ini bentrok, polisi tiba di tempat kejadian untuk melerai. Dalam proses tersebut, GR terkena tembakan.

Kombes Irwan menegaskan bahwa investigasi sedang dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian GR, termasuk penyelidikan terhadap anggota polisi yang terlibat.

Korban dan Dampak Insiden

GR, yang baru berusia 16 tahun, meninggal dunia akibat luka tembak di pinggul. Ia sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUP Dr. Kariadi pada pukul 01.30 WIB namun tidak tertolong meski telah mendapatkan tindakan medis.

Selain GR, dua siswa lainnya yang terlibat dalam tawuran juga mengalami luka tembak.

Salah satu siswa ditembak di dada, sementara yang lain di tangan.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Hotel Jakbar, 14 Orang jadi Tersangka

Kedua korban selamat ini masih dalam kondisi trauma dan belum memberikan keterangan lebih lanjut kepada pihak berwenang maupun sekolah.

Kehidupan dan Prestasi GR

GR adalah siswa kelas 11 jurusan teknik mesin di SMKN 4 Semarang.

Ia dikenal sebagai anak yang berprestasi, aktif di kegiatan Paskibraka, dan memiliki catatan akademik yang baik.

GR tinggal bersama neneknya di Kembangarum, Semarang Barat, setelah kehilangan ibunya. Ayahnya tinggal terpisah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Pihak sekolah menegaskan bahwa kecil kemungkinan GR terlibat dalam aktivitas geng, berdasarkan rekam jejaknya yang menunjukkan perilaku baik dan prestasi di sekolah.

Respons dan Tanggapan

Keluarga GR, yang masih dalam suasana duka, belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.

Sementara itu, pihak sekolah mengaku belum mendapatkan informasi lengkap mengenai peristiwa ini karena keluarga korban dan siswa yang selamat belum dapat ditemui.

Penyelidikan dan Langkah Selanjutnya

Kapolrestabes Semarang menyatakan bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka dari pihak kepolisian terkait insiden ini.

Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap detail peristiwa, termasuk siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, juga menyebutkan bahwa keterangan resmi baru akan diberikan setelah perkembangan penyelidikan.

Pihak RSUP Dr. Kariadi membenarkan bahwa GR mengalami luka tembak di pinggul saat tiba di rumah sakit.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di Sragen, Jawa Tengah.

Trending