Connect with us

Internasional

Kecelakaan Kereta di Jepang Tewaskan 4 Pekerja Perawatan Rel

Kereta ekspres Spacia X menabrak empat pekerja di Stasiun Shin-Kanuma, Jepang. Seluruh korban meninggal dunia.

Logompn

Published

on

Kereta Ekspres Tabrak 4 Orang di Jepang
Kereta ekspres Jepang tabrak 4 orang. Gambar: Dok. AP News

MPN Indonesia 21 Agustus 2026 - Kereta ekspres Spacia X menabrak empat pekerja yang sedang mengendalikan gulma di sekitar rel Stasiun Shin-Kanuma, sebelah utara Tokyo, Jepang, pada Kamis (20/8) sekitar pukul 10.47 waktu setempat.

Insiden kecelakaan kereta api itu melibatkan pekerja perawatan jalur di Jalur Tobu Nikko.

Penyebab kejadian masih diselidiki oleh kepolisian Prefektur Tochigi bersama operator Tobu Railway.

“Keempatnya dipastikan tewas,” ujar seorang pejabat departemen pemadam kebakaran setempat kepada AFP, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (21/8).

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi ketika sekelompok pekerja melakukan penyemprotan herbisida dan pembersihan gulma di sekitar jalur rel.

Kereta ekspres Spacia X tujuan Tokyo kemudian memasuki area stasiun dan menabrak para pekerja.

Seluruh korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Seorang pejabat setempat menjelaskan kondisi para korban saat petugas tiba di lokasi.

“Sebelum dibawa ke rumah sakit, keempatnya dalam keadaan tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Petugas Darurat Temukan Korban di Lokasi Berbeda

Petugas darurat menemukan tiga korban berada di bawah rangkaian kereta. Sementara itu, satu korban lainnya ditemukan terlempar ke area peron.

Di lokasi yang sama, enam orang lainnya berhasil selamat.

Sekitar 50 penumpang di dalam kereta juga tidak mengalami luka akibat kejadian tersebut.

Penumpang Rasakan Pengereman Mendadak

Seorang penumpang menceritakan situasi di dalam kereta sesaat sebelum rangkaian berhenti. Ia mengatakan seluruh penumpang merasakan pengereman yang sangat mendadak.

“Kami mendengar suara gemuruh yang keras. Kemudian kereta berhenti darurat dengan pengereman yang begitu mendadak hingga penumpang tidak bisa berdiri,” tutur seorang pria berusia 40 tahun, dikutip MPN Indonesia dari NHK.

Setelah kereta berhenti, penumpang menerima pemberitahuan dari petugas.

Baca Juga:  Jepang Ajak Turis Coba Pengalaman jadi Siswa kaya di Anime, Harganya Rp3 Jutaan

“Ada pengumuman yang mengatakan ‘kami akan berhenti untuk mencari tahu asal suara tersebut’, dan kami tidak bisa turun untuk beberapa waktu,” lanjutnya.

Penyebab Diduga Salah Komunikasi

Operator Tobu Railway menyatakan penyebab pasti kecelakaan kereta api tersebut masih belum diketahui.

Perusahaan bersama kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari seluruh pihak yang berada di lokasi.

Menurut penjelasan awal perusahaan, petugas yang berjaga seharusnya memberikan peringatan kepada rekan kerja ketika kereta mendekat.

Mereka juga bertugas memastikan seluruh pekerja meninggalkan jalur rel sebelum rangkaian melintas.

Petugas berjaga dilaporkan sempat mengibarkan bendera ke arah kereta. Masinis kemudian membunyikan klakson sebagai tanda kewaspadaan dan melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.

Keterangan awal dari sejumlah pekerja mengarah pada kemungkinan terjadi salah komunikasi.

Namun, pihak berwenang menyatakan rangkaian peristiwa sebelum dan saat kejadian masih dalam penyelidikan.

Kepala Divisi Kereta Api Tobu Sampaikan Permintaan Maaf

Kepala Divisi Bisnis Kereta Api Tobu, Takao Suzuki, menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Ia juga menyatakan perusahaan akan melakukan langkah pencegahan.

“Kami menanggapi kecelakaan serius ini dengan serius dan kami akan memastikan langkah-langkah pencegahan agar hal ini tidak terjadi lagi,” ujar Takao.

Akibat kejadian tersebut, layanan di Jalur Tobu Nikko sempat dihentikan selama beberapa jam. Operasional kemudian kembali berjalan pada Kamis sore.

(RAD/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending