Connect with us

Berita

Diduga Telat Kawal Kepulangan Tamu Negara, 2 Polisi Terlihat Squat Jump di Pinggir Tol

Dua polisi dihukum squat jump di jalan tol karena terlambat menjalankan tugas pengamanan tamu negara dari Singapura.

Adinda

Published

on

Diduga Telat Kawal Kepulangan Tamu Negara, 2 Polisi Terlihat Squat Jump di Pinggir Tol
Diduga Telat Kawal Kepulangan Tamu Negara, 2 Polisi Terlihat Squat Jump di Pinggir Tol. Gambar : Dok. KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI

MPN Indonesia 23 Oktober 2024 - Sebuah video yang memperlihatkan dua anggota polisi sedang menjalani hukuman squat jump di bahu jalan tol menjadi viral di media sosial.

Peristiwa di daerah ini diduga terjadi akibat keterlambatan kedua polisi tersebut dalam menjalankan tugas pengamanan tamu negara dari Singapura yang akan pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Video tersebut diunggah oleh akun X, @Pai_C1, dan menampilkan empat polisi berseragam lengkap.

Dua di antaranya tampak melakukan squat jump, sementara dua lainnya berdiri menyaksikan.

Di sekitar lokasi, terlihat dua mobil patroli polisi yang berhenti di bahu jalan tol, serta seorang pria berkemeja biru lengan pendek yang merekam kejadian tersebut dengan ponsel.

Peristiwa di Tol Dekat Gerbang Slipi 1

Kepala Induk 7 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKP Siti, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini benar terjadi pada Senin (21/10) di dekat Gerbang Tol (GT) Slipi 1, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.

Ia menjelaskan, hukuman squat jump diberikan kepada dua polisi yang terlambat menjalankan tugas menjaga jalur tol yang dilewati tamu negara.

Perwakilan pemerintah Singapura diketahui akan kembali ke negaranya setelah menghadiri acara pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada Minggu (20/10).

AKP Siti menambahkan, tugas para polisi tersebut adalah menjaga dan mengamankan jalur yang dilalui oleh tamu negara agar perjalanan mereka menuju bandara tidak terganggu.

Namun, dua polisi yang terlambat tersebut menerima hukuman disiplin sebagai konsekuensi keterlambatan mereka.

Alasan Keterlambatan dan Hukuman yang Diterima

Menurut AKP Siti, keterlambatan kedua polisi disebabkan oleh masalah pada ban mobil patroli yang mereka gunakan.

Baca Juga:  Viral! Nenek di Palembang Tagih Bantuan Rp200 Juta ke Ivan Gunawan

Sayangnya, mereka tidak segera melaporkan masalah tersebut kepada komando, sehingga menyebabkan keterlambatan dalam pengawalan.

“Anggota terlambat ke pos atau menjaga Gerbang Tol Slipi (mengamankan perlintasan agar tidak terganggu saat tamu melintas),” kata Siti saat dikonfirmasi pada Rabu (23/10).

Karena alasan itu, kedua polisi dihukum melakukan squat jump sebanyak sepuluh kali di lokasi kejadian.

Siti juga menjelaskan bahwa alasan memilih squat jump sebagai hukuman adalah karena kondisi aspal yang sangat panas di siang hari.

“Kalau push-up, aspal sangat panas. Kami pertimbangkan aspek kemanusiaan bagi anggota,” jelasnya.

Squat jump dianggap lebih aman di atas aspal panas dibandingkan push-up yang berpotensi menyebabkan cedera.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending