Connect with us

Viral

Empat Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Kembali Ditemukan

Tim SAR gabungan kembali menemukan empat jenazah saat proses evakuasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur.

Logompn

Published

on

Empat jenazah korban ponpes al khoziny kembali ditemukan
Empat Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Kembali Ditemukan | Gambar: Instagram/@kantorsar_surabaya

Jawa Timur, MPN Indonesia 3 Oktober 2025 - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan empat jenazah saat proses evakuasi reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur memasuki hari kelima pada Jumat (3/10).

Hal ini diungkap oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari yang mengatakan bahwa para korban yang ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

“Tim SAR gabungan kembali menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia. Keempat jenazah itu segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi dan penanganan lebih lanjut,” ungkap Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat.

Salah satu jenazah ditemukan sekitar pukul 11.34 WIB di sektor A4, tepatnya di sisi kanan sektor A1 yang berada di pintu depan lokasi reruntuhan dengan total jenazah yang ditemukan pada hari tersebut berjumlah empat orang.

Penambahan ini menjadikan total korban meninggal dunia menjadi sembilan orang sejak insiden terjadi pada Senin (29/9) pukul 15.00 WIB.

Identitas Korban Meninggal Dunia

Bangunan yang roboh merupakan musala tiga lantai yang berada di area asrama putra saat para santri tengah melaksanakan salat Ashar.

Berdasarkan analisis tim SAR gabungan, penyebab ambruknya bangunan adalah kegagalan konstruksi yang tidak mampu menahan beban sesuai kapasitas struktur.

Hingga saat ini, dari sembilan korban meninggal yang telah ditemukan lima di antaranya telah teridentifikasi dengan rincian sebagai berikut:

  • Maulana Ibrahimific (15), warga Bangkalan, berdomisili di Surabaya
  • Mashudul Haq (14), asal Surabaya
  • Muhammad Sholeh (22), asal Bangka Belitung
  • Rafi Catur Okta Mulya (17), warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya
  • Mochammad Agus Ubaidillah (14), warga Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.
Baca Juga:  Viral! Atraksi Api Berujung Petaka, Restoran di Canggu Bali Terbakar

Sementara itu, empat korban lainnya masih berstatus tidak dikenal (Mr. X) dengan rincian sebagai berikut:

  • Ditemukan Jumat (3/10), pukul 07.30 WIB
  • Ditemukan Jumat (3/10), pukul 07.36 WIB
  • Ditemukan Jumat (3/10), pukul 10.19 WIB
  • Ditemukan Jumat (3/10), pukul 11.34 WIB

Tim SAR Kerahkan Alat Berat untuk Evakuasi Korban

Menurut data dari daftar absensi santri yang dirilis pihak pondok pesantren, sebanyak 54 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR.

Untuk mempercepat evakuasi, tim SAR telah mengerahkan berbagai peralatan berat dan kendaraan operasional, meliputi 3 unit crane, 1 unit ekskavator breaker, 30 unit dump truck, 4 set alat pemotong beton, serta 30 unit ambulans.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyatakan bahwa sebagian besar struktur bangunan telah dibersihkan dengan alat berat, menyisakan satu lantai lagi yang menjadi fokus pencarian korban.

“Kemungkinan lebih banyak (korban) yang akan ditemukan. Karena posisi saat ini kan untuk yang menggunakan alat kita sendiri sudah tinggal satu layer ya,” ujarnya.

Proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan.

(AKM/NID/RAD)

Trending