Viral
Iming-iming Masuk Surga Bayar Rp1 Juta, Pengajian Umi Cinta Bikin Resah Warga
Umi Cinta pemilik rumah ibadah di Perumahan Dukuh Zamrud, Kota Bekasi, diprotes warga karena janjikan jemaah masuk surga dengan membayar infak sebesar Rp1 juta.
Jawa Barat, MPN Indonesia 14 Agustus 2025 - Putri Yeni, atau yang dikenal sebagai Umi Cinta, pemilik rumah ibadah di Perumahan Dukuh Zamrud, Kota Bekasi, diduga menjanjikan jemaahnya masuk surga dengan syarat membayar infak sebesar Rp1 juta.
Kegiatan yang telah berlangsung selama delapan tahun tanpa izin ini terungkap melalui akun Instagram @pandemictalks pada Selasa (12/8).
Dalam unggahannya, disebutkan bahwa kegiatan itu dilakukan rutin setiap akhir pekan di kediaman pribadi Umi Cinta.
Seorang mantan anggota kelompok tersebut membongkar bahwa infak senilai Rp1 juta menjadi syarat untuk memperoleh janji masuk surga.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Ustaz Abdul Halim, membenarkan adanya pungutan yang diberlakukan kepada jemaah.
“Setiap datang dipungut Rp100 ribu per orang. Kalau suami-istri berarti Rp200 ribu. Kalau bawa anak dua, ya, dihitung semua bisa Rp400 ribu sekali datang,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media.
Ia juga menyatakan bahwa beberapa jamaah memutuskan mundur karena merasa ada kejanggalan dari aktivitas keagamaan tersebut, terlebih soal iming-iming masuk surga dengan membayar Rp1 juta.
“Ya, ada beberapa mantan jamaah yang mundur karena merasa ada hal-hal yang tidak logis, seperti iming-iming bisa masuk surga dengan memberi sejuta rupiah. Tentu ini menimbulkan pertanyaan besar. Warga jadi khawatir, ada ajaran atau praktik yang menyimpang dari ajaran umum,” tambahnya.
Warga Protes Tolak Kegiatan Umi Cinta
Peristiwa di daerah yang digelar setiap akhir pekan itu disebut diikuti oleh sekitar 70 orang dan berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga menjelang siang.
Awalnya warga masih dapat menoleransi kegiatan Umi Cinta, namun laporan terkait perubahan sikap jemaah secara drastis mulai membuat warga sekitar resah.
Ada yang menyebut bahwa istri menjadi berani melawan bahkan mengancam cerai terhadap suami, serta anak-anak yang menolak menuruti orang tua setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Praktik ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat karena dinilai menyimpang dari ajaran umum hingga praktiknya yang dianggap eksklusif dan tertutup.
“Pertama, kegiatannya dilakukan secara tertutup, di dalam rumah, dengan pagar terkunci. Ini memicu kecurigaan. Kedua, ada gangguan suara dari anjing. Ketiga, ada arogansi dari beberapa jamaah, seperti parkir sembarangan dan merusak tanaman warga,” ungkap salah satu warga.
Selain itu, muncul keluhan mengenai pencampuran anggota laki-laki dan perempuan dalam satu ruangan tanpa pemisah, dan beberapa perempuan yang sebelumnya berhijab memilih untuk melepasnya setelah bergabung dalam ajaran tersebut.
Sebagai bentuk penolakan, warga di sekitar kediaman Umi Cinta memasang spanduk besar yang berisi keberatan terhadap kegiatan tersebut.
Spanduk ini telah ditandatangani oleh banyak warga dan dipasang langsung di depan rumah yang digunakan sebagai lokasi kegiatan.
“Kami bukan menolak pengajian, tapi menolak aktivitas yang tidak transparan, tertutup, tidak berizin lingkungan, dan sudah terbukti meresahkan. Kalau memang pengajian, silakan saja, asal terbuka dan sesuai aturan lingkungan,” tandasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
