Connect with us

Viral

Jadi Korban Copet, Bule AS Ini Justru Kasih Uang ke Pelaku karena Iba

Turis asal Amerika Serikat dicopet pemuda penyandang disabilitas di Pura Kehen, Bali. Korban memilih menyelesaikan kasus secara damai.

Logompn

Published

on

Jadi Korban Copet, Bule AS Ini Justru Kasih Uang ke Pelaku karena Iba
Jadi Korban Copet, Bule AS Ini Justru Kasih Uang ke Pelaku karena Iba. Gambar: Instagram/@humaspolsekbangli_

Bali, MPN Indonesia 22 Juni 2026 - Seorang turis asal Amerika Serikat bernama Victor Miguel (63) menjadi korban pencopetan saat berwisata di kawasan Pura Kehen, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli, Bali, pada Jumat (19/6).

Pelaku diketahui merupakan pria lokal bernama I Nengah Setiawan alias Kolok (25), yang kemudian berhasil diamankan aparat kepolisian.

Namun, alih-alih membawa kasus pencopetan ini ke jalur hukum, korban memilih berdamai dan memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra menyampaikan bahwa korban memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum terhadap pelaku.

“Korban memilih tidak melanjutkan proses hukum serta memberikan bantuan kepada terduga pelaku karena kondisi fisiknya,” kata Sudarma kepada awak media, Sabtu (20/6).

Keputusan tersebut diambil setelah korban mengetahui kondisi pelaku yang merupakan penyandang disabilitas.

Kronologi Pencopetan dan Penyelesaian

Peristiwa pencopetan ini bermula saat turis tersebut tengah berwisata di kawasan Pura Kehen, salah satu destinasi di Bali.

Saat itu, korban meletakkan tas yang berisi dompet, uang tunai sebesar Rp1 juta, serta kartu identitas di area pura.

Setelah selesai beraktivitas dan hendak meninggalkan lokasi, korban menyadari bahwa dompetnya telah hilang.

Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta menjelaskan kronologi awal kejadian tersebut.

“Pencurian itu dilaporkan tadi siang pukul 13.00 Wita. Pelakunya seorang pemuda 25 tahun bernama I Nengah Setiawan alias Kolok,” ungkapnya, Jumat (19/6).

Setelah kejadian pencopetan dilaporkan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama petugas Bhabinkamtibmas yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi dan informasi dari masyarakat sekitar, pelaku pencopetan berhasil diidentifikasi sebagai I Nengah Setiawan.

Baca Juga:  Bocah PAUD di Bandung Dijambret, Anting Emas Raib Diambil Paksa dari Telinga Korban

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku di kawasan Pasar Kidul Bangli tidak lama setelah kejadian.

Saat diamankan, polisi juga menemukan barang bukti berupa dompet milik korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan, seluruh isi dompet, termasuk uang tunai dan kartu identitas, masih dalam kondisi utuh.

“Setelah berkomunikasi, akhirnya korban dan pelaku bertemu,” ujar Gumiliarta menjelaskan proses mediasi antara kedua pihak.

Keputusan Korban dan Kondisi Pelaku

Diketahui bahwa pelaku merupakan seorang pemuda pengangguran yang juga penyandang difabel tuna rungu dan tuna laras.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan korban untuk tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.

Setelah dompetnya dikembalikan, turis tersebut memilih untuk memaafkan pelaku.

Ia juga memberikan uang tunai sebesar Rp150 ribu kepada pelaku sebagai bentuk bantuan.

“Korban tidak ingin melanjutkan secara hukum peristiwa yang dialaminya tersebut. Selanjutnya korban memberikan uang tunai Rp150 ribu kepada pelaku karena mengetahui kondisi fisiknya,” imbuh Gumiliarta.

Selain itu, dalam pernyataan yang terekam video, korban juga menyampaikan pandangannya terhadap pelaku.

“Dia (INS) tak bermaksud melakukannya, tapi mencuri dompet saya. Dia adalah orang yang baik, dia hanya punya masalah,” kata Miguel, dikutip MPN Indonesia melalui akun Instagram @humaspolsekbangli_ pada Senin (22/6).

(AKM/NID/RAD)

Trending