Connect with us

Viral

Jembatan Bambu Penghubung Antar-Kampung di Pandeglang Roboh

Jembatan bambu di Karang Tanjung, Pandeglang, roboh saat dilintasi santri. Pemerintah siapkan jembatan alternatif dan ajukan pembangunan permanen.

Logompn

Published

on

Jembatan bambu penghubung antar kampung di pandeglang roboh
Jembatan Bambu Penghubung Antar-Kampung di Pandeglang Roboh. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@radarbantenofficial

Banten, MPN Indonesia 2 Juli 2025 - Jembatan bambu yang menghubungkan Kampung Ciliang dan Kampung Pasir Haur di Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Banten, roboh pada Senin sore (30/6).

Peristiwa itu terjadi saat seorang santri melintasi jembatan. Beruntung, santri tersebut beserta kendaraannya selamat dan tidak terjatuh ke sungai.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kadumerak, Iif, membenarkan kejadian jembatan roboh tersebut.

“Iya benar (ambruk), kejadiannya kemarin sore,” ujar Iif kepada wartawan, Selasa (1/7).

Jembatan Belum Permanen, Warga Kesulitan Akses

Jembatan yang roboh merupakan akses vital bagi masyarakat dua kampung.

Meski jalan menuju jembatan dari kedua sisi sudah diperkeras dengan paving, namun konstruksi jembatannya sendiri masih berupa bambu dan belum dibangun secara permanen.

“Padahal jalan menuju jembatan dari kedua kampung itu sudah dipaving. Sayangnya, jembatannya sendiri belum dibangun permanen. Warga sangat membutuhkan jembatan yang layak,” kata Iif.

Respons Pemerintah dan Penanganan Sementara

Camat Karang Tanjung, Endin Haerudin, menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan warga dengan mengecek langsung ke lokasi dan melaporkannya ke Bupati Pandeglang.

“Kami langsung cek ke lokasi dan melaporkan ke Ibu Bupati. Beliau sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk turun ke lapangan. Penanganan sementara akan dilakukan dengan membangun jembatan alternatif,” ungkap Endin.

Endin juga menyebut bahwa usulan pembangunan jembatan permanen sudah diajukan ke Dinas PUPR, namun belum terealisasi.

“Kalau jalannya sudah dibangun, tinggal jembatannya saja yang belum. Sudah kami usulkan,” tambahnya.

Kondisi Terkini dan Harapan Warga

Jembatan yang runtuh sebelumnya digunakan sehari-hari oleh warga sebagai penghubung utama antar-kampung.

Baca Juga:  Buntut Kasus Ibu Hamil Meninggal, Wagub Papua Barat Wajibkan Layani Pasien Kritis

Dengan kejadian ini, warga berharap pembangunan jembatan permanen segera dilakukan agar akses dan aktivitas mereka tidak terus terganggu.

Untuk sementara, pemerintah akan membangun jembatan darurat sambil menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah daerah dan Dinas PUPR Pandeglang.

(AKM/NID/RAD)

Trending