Connect with us

Viral

Kapolda Lampung Ungkap 4 Saksi Lihat Oknum TNI Tembak 3 Polisi yang Gerebek Judi Ayam

Polda Lampung ungkap dugaan keterlibatan oknum TNI dalam penembakan tiga polisi saat penggerebekan sabung ayam di Way Kanan. Penyidikan terus berlanjut.

Adinda

Published

on

Kapolda lampung ungkap 4 saksi lihat oknum tni tembak 3 polisi yang gerebek judi ayam
Kapolda Lampung Ungkap 4 Saksi Lihat Oknum TNI Tembak 3 Polisi yang Gerebek Judi Ayam. Gambar : iNews/Ira Widyanti

Lampung, MPN Indonesia 21 Maret 2025 - Polda Lampung mengungkap perkembangan terbaru dalam kasus penembakan tiga anggota polisi di Kabupaten Way Kanan.

Berdasarkan kesaksian empat orang, seorang oknum TNI diduga menjadi pelaku penembakan terhadap anggota kepolisian yang tengah melakukan penggerebekan judi sabung ayam.

Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, menyampaikan temuan ini dalam konferensi pers di Mapolda Lampung pada Rabu (19/3).

Dalam penyelidikan yang melibatkan tim gabungan TNI-Polri, ditemukan bahwa seorang oknum TNI berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa senjata api.

“Saksi Z, yang juga tersangka dalam kasus perjudian, mengetahui adanya undangan yang disebarkan oleh seorang oknum TNI. Saksi juga melihat bahwa oknum tersebut membawa senjata api yang diselipkan di pinggang serta senjata laras panjang,” ujar Irjen Helmy Santika kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolda Lampung pada Rabu (19/3).

Kronologi Kejadian: Penggerebekan Berawal dari Undangan di Media Sosial

Peristiwa ini bermula dari beredarnya video undangan sabung ayam di media sosial dan WhatsApp.

Dalam video tersebut, seorang pria yang diduga sebagai Kopka B mengajak orang untuk menghadiri kegiatan perjudian di lokasi yang disebut sebagai Letter S Register 44, Way Kanan.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolres Way Kanan memerintahkan jajarannya untuk melakukan penggerebekan pada Senin (17/3).

Setibanya di lokasi, polisi memberikan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan kegiatan tersebut.

Namun, insiden berujung pada penembakan yang mengakibatkan tiga anggota kepolisian gugur di tempat.

Korban dalam kejadian ini adalah:

  • Iptu Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin
  • Bripka Petrus Apriyanto, Bintara Unit Binmas Polres Negara Batin
  • Bripda M. Ghalib Surya Ganta, Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan
Baca Juga:  Modus Mau Beli, Tukang Rongsok Ini Nekat Curi 25 Gram Emas di Koja

Ketiganya mengalami luka tembak di bagian kepala dan telah dimakamkan secara kedinasan setelah proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Barang Bukti dan Penyelidikan Lebih Lanjut

Dari hasil olah TKP, tim investigasi menemukan 13 selongsong peluru dengan berbagai kaliber.

“Selongsong peluru yang ditemukan terdiri dari dua butir kaliber 9 mm (pistol), tiga butir kaliber 7.62 mm, dan delapan butir kaliber 5.56 mm yang diduga berasal dari senjata laras panjang,” jelas Irjen Helmy Santika.

Selain itu, tim penyidik juga mengamankan barang bukti lain, seperti:

  • Empat ekor ayam
  • Uang tunai Rp21 juta
  • Pisau taji
  • Hasil autopsi korban
  • Sejumlah pakaian milik korban

Status Hukum Oknum TNI

Dua anggota TNI telah diamankan dalam kasus ini, yaitu Peltu Lubis, Dansubramil Negara Batin, dan Kopka Basarsyah, anggota Subramil Negara Batin.

Meski demikian, peran keduanya dalam penembakan masih dalam penyelidikan.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, menyatakan bahwa saat ini kedua anggota TNI tersebut masih berstatus sebagai saksi.

(AKM/NID/RAD)

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending